Memahami Strategi Perdagangan Bearish vs Bullish

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sentimen pasar berubah secara konstan, dan trader yang sukses perlu mengenali kapan saatnya membeli dan kapan saatnya menjual. Dua konsep dasar yang memandu keputusan ini adalah strategi bullish dan bearish. Pendekatan yang berlawanan ini membentuk dasar perdagangan pasar, membantu Anda menavigasi pergerakan harga dengan percaya diri. Mari kita jelajahi bagaimana masing-masing strategi bekerja dan kapan harus menggunakannya.

Strategi Bullish: Menangkap Momentum Naik

Ketika Anda bullish, Anda percaya bahwa harga aset akan naik. Pandangan pasar yang optimis ini diterjemahkan ke dalam tindakan perdagangan yang sederhana: Anda membeli sekarang dan menjual nanti dengan harga lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Ambil contoh Bitcoin. Dengan harga saat ini sebesar $71,48K (turun 6,13% dalam 24 jam), trader bullish mungkin melihat penurunan ini sebagai peluang daripada tanda peringatan. Mereka akan membuka posisi long, mengantisipasi bahwa BTC akan pulih dan naik lebih tinggi dalam beberapa hari atau minggu mendatang. Strategi ini paling efektif ketika fundamental pasar mendukung ekspektasi harga Anda.

Strategi Bearish: Mendapatkan Keuntungan dari Pasar yang Menurun

Perdagangan bearish beroperasi berdasarkan prinsip yang berlawanan: Anda mengharapkan harga akan turun. Alih-alih membeli terlebih dahulu, Anda menjual aset yang tidak Anda miliki (disebut short selling) dan membelinya kembali di harga yang lebih rendah nanti. Ini membutuhkan tingkat kecanggihan yang lebih tinggi dibandingkan perdagangan bullish.

Pertimbangkan XRP, yang saat ini diperdagangkan di $1,41 dengan penurunan 24 jam sebesar 11,88%. Trader bearish yang melihat tren penurunan ini mungkin membuka posisi short, bertaruh bahwa harga akan terus turun. Mereka akan menjual terlebih dahulu di $1,41 dan berusaha membeli kembali di $1,35 atau lebih rendah, mendapatkan selisihnya sebagai keuntungan. Posisi short memerlukan manajemen risiko yang hati-hati karena kerugian secara teoritis bisa melebihi investasi awal Anda.

Memilih Antara Pendekatan Bullish dan Bearish

Keputusan antara strategi bullish vs bearish bergantung pada tiga faktor:

Sentimen Pasar - Apakah tren secara keseluruhan naik (bullish) atau turun (bearish)? Pelajari grafik harga dan data on-chain sebelum menginvestasikan modal.

Toleransi Risiko Anda - Perdagangan bullish biasanya kurang berisiko dibandingkan bearish. Short selling membuka potensi kerugian tak terbatas jika harga melonjak secara tak terduga.

Kerangka Waktu - Posisi bullish memberi imbalan kesabaran selama periode pemulihan. Perdagangan bearish berkembang selama tren penurunan yang terkonfirmasi dan memerlukan pemantauan aktif.

Kuasai kedua teknik bearish dan bullish untuk menyesuaikan perdagangan Anda dengan kondisi pasar apa pun. Kuncinya adalah mencocokkan strategi Anda dengan kenyataan pasar daripada berharap harga bergerak sesuai keinginan Anda.

BTC-1,3%
XRP-0,27%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)