Harga minyak jatuh tajam menembus di bawah 100 dolar, emas melakukan V-rebound yang dalam

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Jurnalis丨Jiang Peixia Wu Bin Wartawan Magang Lin Qianwei

Editor丨Xie Zhen

Pada perdagangan pagi tanggal 16 Maret, harga minyak dunia mengalami penurunan singkat, minyak mentah dan Brent sempat keduanya melewati batas 100 dolar AS, WTI turun sebesar 1,34% dalam hari itu, menjadi 97,95 dolar AS per barel. Minyak Brent juga menembus batas 100 dolar AS per barel, turun 0,92% dalam hari itu, dan hingga saat berita ini ditulis, penurunan tersebut mulai berkurang.

Di bidang logam mulia, harga emas dan perak spot terus berfluktuasi. Hingga saat berita ini ditulis, harga emas spot rebound tajam, menembus di atas 5020 dolar AS, setelah sebelumnya sempat turun cepat dan menembus di bawah 5000 dolar AS. Harga perak spot naik 0,81% menjadi 81 dolar AS per ons.

Dari segi berita, kabar terbaru dari Selat Hormuz menyebutkan bahwa menurut Xinhua, Presiden Iran dan Presiden Prancis kembali melakukan panggilan telepon mengenai situasi di Timur Tengah. Pada tanggal 15 Maret, Presiden Iran, Pahlevi Pesehiziyan, kembali berbicara dengan Presiden Macron dari Prancis setelah satu minggu, menegaskan bahwa ketidakamanan dan ketidakstabilan di Timur Tengah disebabkan oleh tindakan permusuhan dari Israel dan Amerika Serikat. Macron pun menyerukan agar jalur pelayaran di Selat Hormuz segera dibuka kembali.

Menurut Xinhua, pemerintah Jepang akan mulai melepas cadangan minyak mulai tanggal 16 Maret untuk meredakan kenaikan harga minyak yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah. Jumlah pelepasan kali ini sekitar 80 juta barel, setara dengan pasokan minyak selama 45 hari yang dibutuhkan Jepang, dan ini merupakan pelepasan terbesar sejak Jepang membentuk sistem cadangan minyak nasional pada tahun 1978.

Para profesional industri mengatakan kepada wartawan 21st Century Business Herald bahwa faktor utama yang akan menentukan prospek harga minyak adalah apakah Trump akan kembali mundur (TACO). Hanya setelah konflik berakhir, negara-negara penghasil minyak memulihkan kapasitas produksi, dan jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali beroperasi, pasar minyak mentah dapat benar-benar kembali tenang. Menjelang pemilihan paruh waktu akhir tahun, biaya ekonomi dan risiko politik yang diakibatkan oleh konflik berkepanjangan adalah hal yang harus dipertimbangkan oleh Trump. Mungkin hanya masalah waktu sebelum dia segera menarik diri dari konflik yang tampaknya tak akan cepat selesai ini (menghentikan kerugian).【Lihat selengkapnya→】

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan