Hong Kong Menyusun Kerangka Regulasi Cryptocurrency Komprehensif Hingga 2026

Hong Kong sedang menempuh jalur ambisius untuk membangun sistem regulasi lengkap bagi pasar cryptocurrency. Biro Layanan Keuangan dan Perbendaharaan (FSTB) dan Komisi Sekuritas dan Futures (SFC) telah mengungkapkan rencana untuk memperkenalkan regulasi lisensi standar untuk layanan perdagangan dan penyimpanan cryptocurrency pada tahun 2026. Setelah konsultasi bersama yang mengumpulkan lebih dari 190 masukan publik selama dua bulan, kerangka legislatif yang disempurnakan kini mulai terbentuk. Arsitektur mendatang akan didasarkan pada Ordinansi Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (AMLO) yang sudah ada di Hong Kong, menciptakan struktur kepatuhan yang mencerminkan standar yang diterapkan pada kegiatan pialang sekuritas tradisional.

Arsitektur Regulasi Terpadu untuk Perdagangan dan Penyimpanan Cryptocurrency

Inti dari peta jalan Hong Kong 2026 berfokus pada penggabungan layanan perdagangan dan penyimpanan cryptocurrency di bawah satu kerangka regulasi yang kohesif. Alih-alih membagi pengawasan melalui berbagai saluran, regulator bertujuan untuk menetapkan standar seragam bagi broker berlisensi—seperti yang diterapkan di pasar sekuritas. Pendekatan ini memperjelas harapan terkait kepatuhan, tata kelola, dan protokol operasional yang harus diikuti oleh pelaku pasar.

Dalam hal penyimpanan, kerangka ini memprioritaskan perlindungan kunci pribadi dan perlindungan aset klien secara kuat. Regulasi perdagangan akan menentukan entitas mana yang diizinkan melakukan kegiatan pialang, dalam kondisi apa, dan dengan kewajiban kepatuhan apa. Dua pilar ini menjadi dasar dari peta jalan ASPIRe SFC, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendemokratisasi akses ke pasar cryptocurrency yang dikelola secara profesional. Selain perdagangan dan penyimpanan, SFC telah meluncurkan konsultasi terpisah untuk memperluas skema lisensi bagi penasihat dan pengelola portofolio cryptocurrency. Mengikuti prinsip “bisnis yang sama, risiko yang sama, aturan yang sama,” standar baru ini akan sejajar dengan ketatnya regulasi yang diterapkan pada layanan penasihat sekuritas dan pengelolaan kekayaan. Batas waktu pengajuan masukan untuk cakupan yang diperluas ini ditetapkan hingga akhir Januari.

Menempatkan Hong Kong sebagai Pusat Cryptocurrency Terdepan di Asia

Administrasi Hong Kong secara sengaja membangun lingkungan regulasi yang menguntungkan untuk menarik perusahaan cryptocurrency dan menempatkan wilayah ini sebagai pusat aset digital utama di kawasan tersebut. Inisiatif strategis ini sangat kontras dengan kebijakan crypto yang mulai berkembang di Singapura dan sikap China yang semakin membatasi aktivitas cryptocurrency. Persaingan untuk dominasi pasar di Asia semakin intens, menjadikan kejelasan regulasi proaktif Hong Kong sebagai keunggulan kompetitif utama.

Awal tahun ini, SFC mengambil langkah kebijakan tegas yang memperkuat visi yang lebih luas ini. Pada awal 2024, regulator menyetujui jalur lisensi baru untuk perdagangan cryptocurrency over-the-counter (OTC), serta meninjau kerangka derivatif dan margin trading. Pada pertengahan 2024, bursa dan dana berlisensi mendapatkan persetujuan untuk menawarkan layanan staking, dengan pengendalian aset yang ketat dan pengungkapan risiko lengkap kepada investor. Peluncuran ETF berbasis cryptocurrency spot yang sudah beroperasi di Hong Kong sejak 2024 merupakan tonggak awal dalam ekosistem yang terus berkembang ini.

Integrasi Pasar dan Langkah Selanjutnya

Strategi utama ini bertujuan untuk mengintegrasikan semua komponen—dari perdagangan hingga penyimpanan dan layanan penasihat—ke dalam satu jalur regulasi yang bertanggung jawab. Dengan penggabungan di bawah kerangka ini, infrastruktur pasar menjadi selaras dengan kebutuhan investor institusional yang memerlukan mitra berlisensi, operasi yang dapat diaudit, dan pengaturan penyimpanan yang transparan. Agenda legislatif 2026 menandai momen penting ketika standar lisensi operasional dan keamanan aset menyatu dalam satu buku aturan lengkap.

Pendekatan terpadu ini menunjukkan tekad Hong Kong untuk berkembang dari pusat dengan izin regulasi terisolasi menjadi pusat keuangan matang dengan pengawasan cryptocurrency yang sistematis. Kerangka ini tidak hanya dirancang untuk memperjelas aturan pasar, tetapi juga untuk membangun kepercayaan di kalangan peserta ritel dan modal institusional bahwa ekosistem cryptocurrency Hong Kong beroperasi dengan profesionalisme dan ketelitian yang sebanding dengan pasar keuangan tradisional.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan