Apakah Amazon Masih Merupakan Saham Pembuat Jutawan?

Dengan saham turun 9% sejak awal tahun, reli Amazon (AMZN +1.00%) yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) dan efisiensi tampaknya telah meredup. Meskipun kinerja perusahaan solid, investor mulai merasa cemas tentang tingkat pengeluaran manajemen dan kesehatan industri AI secara keseluruhan.

Mari kita bahas apakah ketakutan ini beralasan dan putuskan apakah saham ini masih memiliki potensi jangka panjang untuk membuat orang kaya raya.

Sumber gambar: Getty Images.

Apa yang menyebabkan penurunan terbaru Amazon?

Awal bulan ini, Amazon mengumumkan rencana meningkatkan pengeluaran modal tahunan sebesar 50% menjadi $200 miliar — angka yang jauh melebihi ekspektasi analis. Sebagian besar dana akan digunakan untuk membangun pusat data yang diperlukan untuk mendukung beban kerja AI generatif. Dan meskipun CEO Andy Jassy yakin bahwa perusahaan akan mendapatkan pengembalian dari semua pengeluaran ini, banyak di Wall Street yang skeptis.

Perluasan

NASDAQ: AMZN

Amazon

Perubahan Hari Ini

(1.00%) $2.08

Harga Saat Ini

$210.64

Data Utama

Kapitalisasi Pasar

$2.3T

Rentang Hari Ini

$208.94 - $211.59

Rentang 52 Minggu

$161.38 - $258.60

Volume

1.7M

Rata-rata Volume

47M

Margin Kotor

50.29%

Saham perusahaan turun 11% pada hari pengumuman dan tetap sekitar 17% di bawah rekor tertinggi $254 yang dicapai pada November. Alasan pesimisme sederhana: Tingkat pengeluaran ini berisiko terhadap kinerja harga saham karena memiliki biaya peluang. Uang tersebut bisa diinvestasikan ke usaha lain atau dikembalikan kepada pemegang saham Amazon melalui dividen atau buyback.

Berbeda dengan buyback, pengeluaran untuk pusat data AI tidak dijamin akan meningkatkan laba atau arus kas perusahaan. Selain itu, bisa saja gagal jika pasar layanan terkait AI tidak tumbuh secepat yang diharapkan.

Kegagalan akan terlihat sebagai depresiasi selama bertahun-tahun atau bahkan dekade yang tidak diimbangi oleh pertumbuhan laba yang meningkat. Risiko ini semakin diperparah karena GPU pusat data tidak selalu memiliki umur panjang, dengan para ahli industri memperkirakan masa pakainya sekitar enam tahun sebelum menjadi usang atau aus.

Anggaran pengeluaran modal Amazon yang membengkak ini mengkhawatirkan mengingat perusahaan menghasilkan $80 miliar laba operasional sepanjang tahun 2025. Perbandingan ini memberi gambaran berapa banyak pertumbuhan yang dibutuhkan agar investasi tersebut layak. Sementara itu, industri AI generatif masih jauh dari menjadi mesin uang — pemimpin industri seperti OpenAI dan Anthropic diperkirakan akan merugi miliaran dolar dalam beberapa tahun mendatang.

Apakah ada sisi positif dari situasi ini?

Kabar baiknya adalah bahwa fokus Amazon pada infrastruktur AI berbasis cloud melindunginya dari beberapa tantangan yang dihadapi pasar model bahasa besar (LLMs) sendiri. Dan dapat dikatakan bahwa, sebagai perusahaan komputasi awan terkemuka, perusahaan tidak punya pilihan selain mengeluarkan dana besar untuk pembangunan pusat data jika ingin mempertahankan pangsa pasar dan menghindari memberi ruang kepada pesaing seperti Alphabet atau Microsoft.

Amazon juga tidak terlalu bergantung pada pemasok perangkat keras pihak ketiga. Meskipun sebagian chip-nya berasal dari Nvidia, perusahaan ini juga berinvestasi besar-besaran dalam produksi chip kustomnya sendiri, yang dapat membantu menurunkan biaya pusat data dan mengurangi biaya pelatihan LLM untuk kliennya.

Investor juga harus bersemangat tentang kemampuan Amazon untuk mengintegrasikan AI dan robotika ke dalam operasi internalnya guna meningkatkan efisiensi. Tahun ini, perusahaan telah mengurangi 16.000 posisi, dan laporan New York Times menyebutkan bahwa AI dan robotika bisa membantu otomatisasi hingga 75% operasi gudangnya dalam beberapa tahun mendatang.

Apakah saham Amazon masih bisa membuat orang kaya raya?

Pengeluaran besar Amazon untuk pusat data tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti dalam waktu dekat. Ketidakpastian ini bisa saja secara wajar menekan kinerja sahamnya sampai Wall Street mendapatkan kejelasan lebih tentang kapan pengembalian investasi ini akan terwujud.

Namun demikian, kepemimpinan Amazon memiliki rekam jejak pengelolaan biaya yang bertanggung jawab. Dan kita belum melihat dampak positif penuh dari integrasi AI ke dalam operasi internalnya untuk mendorong peningkatan efisiensi. Saham ini tetap terlihat sebagai pemenang jangka panjang dan potensi pembuat orang kaya raya, meskipun saat ini investor mungkin perlu berhati-hati.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)