Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya perhatikan bahwa banyak trader tidak menggunakan salah satu alat paling berguna untuk melindungi keuntungan. Trailing stop pada dasarnya adalah stop-loss pintar yang tidak hanya tetap di satu level, tetapi bergerak mengikuti harga, secara otomatis mengamankan keuntunganmu saat terjadi pembalikan. Fitur ini benar-benar keren jika kamu tidak ingin duduk di depan grafik 24/7.
Bagaimana cara kerjanya? Di bursa besar biasanya menawarkan dua opsi. Pertama — adalah order trailing limit, di mana kamu menetapkan harga masuk yang tepat. Kedua — adalah opsi pasar, yang pasti akan terpicu bahkan jika harga turun tajam. Saya menyarankan opsi kedua, karena di pasar yang volatil, opsi pertama mungkin tidak akan terpicu.
Sekarang tentang pengaturannya. Parameter utama adalah persentase retracement dari titik tertinggi. Misalnya, harga naik 10%, dan kamu menetapkan retracement 3%. Ketika harga turun tepat 3% dari puncaknya, ordermu secara otomatis akan menjual posisi tersebut. Parameter kedua adalah volume yang ingin kamu jual.
Contoh dari kehidupan nyata. Bitcoin pernah mencapai 60 ribu, lalu naik ke 66 ribu. Kamu mengatur trailing stop dengan retracement 3%. Pasar berbalik, harga turun ke 64.020 — dan posisi kamu sudah terjual, keuntungan diamankan. Tidak ada stres, tidak perlu menutup secara manual.
Mengapa ini penting? Pertama, kamu melindungi uangmu secara otomatis. Kedua, tidak perlu terus-menerus memantau layar. Ketiga, ini bekerja baik untuk posisi panjang maupun pendek.
Ada beberapa nuansa. Pada kontrak futures, trailing stop biasanya tersedia melalui bot trading atau memerlukan pengaturan manual via API. Di pasar spot, situasinya lebih sederhana, meskipun di aplikasi mobile tidak selalu tersedia. Tapi jika kamu serius dalam trading, batasan ini seharusnya bukan masalah.
Menariknya, bagaimana kamu sendiri menggunakan alat seperti ini? Apakah trailing stop adalah praktik standar bagi kamu atau baru mulai bereksperimen?