Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
JPMorgan memperingatkan bahwa arus masuk kripto mulai mengering di tengah tekanan makroekonomi yang meningkat.
Pasar kripto memulai tahun 2026 dengan kondisi yang goyah, dan situasinya semakin memburuk seiring meningkatnya ketegangan geopolitik. Investor yang sebelumnya mengharapkan pemotongan suku bunga kini menghadapi kemungkinan suku bunga tinggi yang berkepanjangan, yang menambah tekanan pada aset digital.
Laporan terbaru JPMorgan menunjukkan masalah yang sederhana: permintaan melemah.
Pada kuartal pertama, arus masuk kripto mencapai sekitar $11 miliar, yang hanya sebagian kecil dari yang terlihat selama periode yang sama di tahun 2025. Meskipun ada dukungan sesekali dari ETF, arus masuknya tidak merata dan kurang komitmen yang kuat. Jika ini terus berlanjut, total arus masuk untuk tahun 2026 mungkin hanya mencapai $44 miliar, turun tajam dari $130 miliar tahun lalu.
Analisis bank ini melihat beberapa faktor yang mendorong permintaan, termasuk ETF, futures CME, modal ventura, dan aktivitas kas perusahaan. Di seluruh bidang ini, tren yang terlihat jelas—partisipasi melambat. Open interest dalam futures CME telah menurun, menunjukkan berkurangnya keterlibatan institusional.
Di sisi perusahaan, ada perubahan yang nyata. Pembelian yang didorong oleh kas perusahaan telah sangat melambat. Selain dana Strategi, sedikit perusahaan yang aktif membeli Bitcoin. Untuk Ethereum, minat institusional juga menurun, dengan hanya beberapa pemain yang berinvestasi sementara yang lain mengalihkan modal kembali ke saham tradisional.
Tekanan lain yang muncul berasal dari para penambang. Perusahaan penambangan Bitcoin publik menjadi penjual bersih di kuartal pertama. Beberapa dari mereka mengalihkan sumber daya ke bisnis AI, menunjukkan perubahan jangka panjang yang bisa mempengaruhi pasokan dan keamanan jaringan.
Secara keseluruhan, tiga faktor ini menekan pasar: menurunnya permintaan institusional, arus masuk yang lemah dan tidak merata, serta pergeseran strategi penambang.
Ini menciptakan pasar yang tidak stabil di mana permintaan terutama bergantung pada sekelompok kecil pembeli yang berdedikasi.
Ke depan, pemulihan pasar sangat bergantung pada faktor makroekonomi. Jika likuiditas membaik, suku bunga turun, atau sentimen risiko global membaik, arus masuk mungkin akan stabil. Tanpa perubahan ini, kripto kemungkinan akan terus mengalami tekanan, menjadikan tahun 2026 sebagai tahun yang lebih sulit daripada sebelumnya.
#GateSquareAprilPostingChallenge
#CryptoMarketSeesVolatility