Mahkamah Agung Membatalkan Tarif Trump: Apa Artinya untuk Bitcoin dan Berita Crypto

Dalam keputusan bersejarah yang mengguncang pasar keuangan, Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif luas Presiden Trump dalam keputusan 6-3 pada hari Jumat. Keputusan ini langsung memicu reaksi pasar, dengan Bitcoin melonjak awalnya di atas $68.000 sebelum kenaikan tersebut berkurang secara singkat. Berita terbaru tentang kripto menyoroti betapa cepatnya sentimen dapat berubah di pasar aset digital, dengan Bitcoin turun di bawah $67.000 dalam hitungan menit saat trader mengamankan keuntungan. Data terkini menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di $70.90K dengan kenaikan 24 jam sebesar +4.51%, mencerminkan tren pemulihan pasar yang lebih luas. Rally terbaru ini menegaskan sifat volatil pasar cryptocurrency dibandingkan saham tradisional, di mana Nasdaq mampu mempertahankan kenaikan yang lebih berkelanjutan sebesar 0.6%.

Keputusan Bersejarah Mahkamah Agung tentang Tarif dan Implikasinya di Pasar

Keputusan Mahkamah Agung berpusat pada pertanyaan mendasar: apakah Presiden memiliki wewenang tak terbatas untuk memberlakukan tarif? Mayoritas hakim menyatakan, “Tidak ada Presiden yang pernah menggunakan undang-undang tersebut untuk memberlakukan tarif, apalagi tarif sebesar dan seluas ini.” Hakim menekankan bahwa “kurangnya preseden sejarah,” dikombinasikan dengan wewenang luas yang diklaim Presiden, menunjukkan bahwa tarif ini melebihi batas konstitusional dari kekuasaan eksekutif.

Keputusan bersejarah ini langsung memicu gelombang di berita kripto dan harga pasar. Lonjakan cepat Bitcoin mencerminkan optimisme investor terhadap berkurangnya ketegangan perdagangan dan potensi dampaknya terhadap pasar global serta kebijakan moneter. Namun, sifat rally yang singkat—dengan harga berbalik dalam hitungan menit—mengilustrasikan tantangan yang terus-menerus di pasar kripto: sulitnya mempertahankan momentum selama periode ketidakpastian kebijakan.

Tantangan Ekonomi: Isyarat Stagflasi Membayangi Prospek Pasar

Pada hari perdagangan yang sama, Departemen Perdagangan AS merilis data ekonomi yang menggambarkan gambaran ekonomi AS yang bertentangan. Pertumbuhan hanya mencapai 1.4% di kuartal terakhir 2025, mengecewakan ekspektasi pasar. Lebih mengkhawatirkan lagi, harga pengeluaran konsumsi pribadi inti meningkat menjadi 3% secara tahunan, melebihi target 2.9% dari Federal Reserve dan naik dari 2.8% pada periode sebelumnya.

Secara tahunan, ekonomi hanya tumbuh 2.2%—paling lambat sejak 2020. Art Hogan, kepala strategi pasar di B. Riley Wealth, menyatakan frustrasi pasar: “Data ekonomi hari ini menunjukkan sinyal kontradiktif tentang inflasi yang lebih panas dari perkiraan dan pertumbuhan yang lebih lambat dari yang diharapkan.” Dinamika stagflasi ini—di mana pertumbuhan terhenti sementara harga naik—biasanya memberi tekanan pada aset berisiko seperti kripto, namun Bitcoin mampu pulih seiring pemulihan pasar secara umum, menunjukkan adanya posisi selektif dari pembeli institusional.

Ekosistem Kripto Tunjukkan Kekuatan di Tengah Volatilitas Pasar

Meski rally awal Bitcoin berbalik, segmen lain dari ekosistem kripto menunjukkan kekuatan yang lebih berkelanjutan. Altcoin seperti Ether, Solana, dan Dogecoin naik sekitar 5%, menunjukkan bahwa investor beralih ke aset digital alternatif. Saham terkait kripto juga turut serta dalam rebound pasar saham yang lebih luas, dengan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 1.2%.

Berita kripto yang beragam ini—menunjukkan kekuatan di luar Bitcoin—mengindikasikan bahwa pelaku pasar tetap terlibat dalam ruang aset digital meskipun ketidakpastian makroekonomi. Kinerja lebih baik altcoin dibandingkan Bitcoin menunjukkan meningkatnya minat terhadap eksposur di seluruh spektrum pasar kripto.

Masa Depan: Apa yang Akan Mendorong Pergerakan Berikutnya Bitcoin?

Analis yang mengikuti berita Bitcoin dan kripto secara umum menunjuk beberapa faktor penting yang dapat menentukan arah pasar selanjutnya. Harga minyak dan stabilitas pengiriman melalui Selat Hormuz muncul sebagai variabel kunci. Jika faktor-faktor ini stabil, Bitcoin bisa menguji kisaran $74.000 hingga $76.000 dalam beberapa minggu mendatang. Sebaliknya, jika kondisi memburuk, harga bisa kembali ke kisaran pertengahan $60.000-an, menghapus kenaikan terbaru.

Ketidakpastian kebijakan moneter, ketegangan geopolitik, dan stagflasi ekonomi berarti pasar kripto kemungkinan akan tetap sensitif terhadap berita utama. Investor yang memantau berita kripto harus bersiap menghadapi volatilitas yang berkelanjutan, dengan pergerakan besar berikutnya dari Bitcoin sangat bergantung pada perkembangan di luar pasar kripto itu sendiri. Keputusan tarif Mahkamah Agung, meskipun memberikan kelegaan sementara, tampaknya telah membuka jalan bagi pasar yang semakin dipengaruhi faktor makro daripada katalis spesifik kripto.

BTC-0,82%
SOL-1,49%
DOGE-0,45%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan