Gejolak Geopolitik Mengirim Minyak Melonjak dan Bitcoin ke Jurang

Minyak mentah dibuka pada perdagangan hari Senin dengan kenaikan besar, naik hampir 20% karena ketegangan antara AS dan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Dampak gelombang ini cepat dan parah—Bitcoin dan pasar ekuitas yang lebih luas ikut menjual, menciptakan babak baru dalam hubungan volatil kripto dengan kekuatan makroekonomi.

Rally Minyak Capai Puncak Empat Tahun di Tengah Ketegangan Regional

Futures minyak mentah WTI April melonjak 19,1% menjadi $108,35 per barel pada perdagangan malam Minggu di AS—sekitar dua kali lipat harga awal tahun 2026 dan level tertinggi dalam sekitar empat tahun. Peningkatan ini mencerminkan risiko geopolitik yang semakin meningkat, terutama terkait infrastruktur energi Iran dan jalur pelayaran penting melalui Selat Hormuz.

Lonjakan ini juga menyebar ke pasar tradisional. Indeks futures saham AS turun hampir 2% di semua indeks utama, sementara futures Nikkei 225 Jepang turun 3,1% menjelang pembukaan hari Senin.

Aset Kripto Menghadapi Tekanan dari Penyesuaian Risiko yang Didorong Minyak

Bitcoin mengalami ritme pasar yang biasa, turun ke sedikit di bawah $66.000 di tengah sentimen risiko yang lebih luas. Cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini terjebak di antara dorongan bullish jangka panjang dan hambatan makroekonomi jangka pendek. Ether (ETH) dan Solana (SOL) mengikuti trajektori serupa, masing-masing turun sekitar 1,4% selama reaksi awal pasar.

Korelasi antara harga komoditas energi dan aset risiko semakin nyata dalam beberapa bulan terakhir, dengan Bitcoin dan aset digital bergerak seiring dengan ekuitas tradisional selama periode ketidakpastian yang meningkat.

Isyarat De-Eskalasi Trump Memicu Pembalikan

Suasana berubah drastis setelah Presiden Donald Trump mengumumkan jeda lima hari terhadap serangan terhadap infrastruktur energi Iran. Isyarat diplomatik ini memicu pemulihan luas di pasar kripto.

Altcoin termasuk Ether, Solana, dan Dogecoin menguat sekitar 5%, sementara saham pertambangan yang terkait kripto melonjak seiring dengan pasar ekuitas yang lebih luas, dengan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 1,2%. Bitcoin pulih, saat ini diperdagangkan di dekat $70.660 dengan kenaikan 24 jam sebesar 3,77%, sementara Ether mencatat kenaikan 4,12% dan Solana naik 5,38% hari ini.

Level Dukungan Kritis dan Langkah Selanjutnya

Analis pasar menunjukkan bahwa stabilisasi harga minyak dan jalur bebas hambatan melalui Selat Hormuz adalah faktor penting dalam jangka pendek. Jika ketegangan regional mereda dan pasar energi tenang, Bitcoin bisa menguji kisaran $74.000 hingga $76.000, yang berpotensi membuka minat beli baru.

Sebaliknya, jika eskalasi berlanjut atau gangguan pengiriman terjadi, tekanan penurunan bisa meningkat, dengan harga kembali ke kisaran pertengahan $60.000-an. 48 hingga 72 jam ke depan kemungkinan akan menjadi penentu dalam menentukan skenario mana yang akan terjadi.

Pelajaran tetap jelas: pergerakan harga Bitcoin semakin mencerminkan perannya sebagai aset yang sensitif terhadap risiko, terkait dengan kondisi makroekonomi dan perkembangan geopolitik. Bagi trader, volatilitas ini menawarkan peluang sekaligus risiko—mengelola eksposur di tengah ketidakpastian seperti ini membutuhkan keyakinan dan kehati-hatian.

BTC3,74%
ETH5,33%
SOL6,81%
DOGE4,68%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan