Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Selama beberapa tahun terakhir banyak orang membicarakan infrastruktur AI, tetapi masalah sebenarnya bukanlah jumlah model, melainkan bagaimana menghubungkan kemampuan-kemampuan ini. Model semakin banyak, namun fragmentasi antarmuka dan biaya akses yang tinggi justru membuat ambang batas penggunaan developer menjadi lebih tinggi.
@dgrid_ai ingin menyelesaikan masalah ini. Proyek mengunakan unified AI RPC interface untuk menghubungkan model dan AI Agent yang berbeda ke dalam satu jaringan, memungkinkan developer memanggil berbagai kemampuan AI dalam satu sistem.
Hal yang lebih menarik adalah mekanisme intelligent routing-nya. Ketika pengguna meminta layanan AI, sistem akan secara otomatis memilih model yang paling sesuai untuk menjalankan tugas berdasarkan biaya, performa, dan kemampuan. Model ini dalam beberapa hal mirip dengan sistem penjadwalan traffic di dunia AI.
Untuk memastikan hasil dapat dipercaya, jaringan juga memperkenalkan mekanisme Proof of Quality yang memverifikasi hasil reasoning AI, membuat proses eksekusi dapat dilacak dan diaudit.
Jika melihat seluruh struktur dari perspektif Web3, DGrid lebih seperti membangun lapisan jaringan AI. Ketika semakin banyak aplikasi AI memerlukan eksekusi on-chain, jaringan reasoning terdesentralisasi ini kemungkinan akan menjadi jembatan penting yang menghubungkan model dan aplikasi.
@Galxe @GalxeQuest @easydotfunX @wallchain #Ad #Affiliate