Sarkozy gagal lagi dalam permohonan terhadap penggunaan gelang kaki

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy gagal dalam usahanya untuk menghindari pengawasan elektronik. Pengadilan menolak permohonannya untuk mencabut gelang kaki tersebut. Sarkozy telah dihukum penjara untuk kedua kalinya pada akhir 2025 dan harus menjalani hukuman tersebut baru-baru ini.

Pengawasan elektronik adalah langkah umum dalam kasus seperti ini untuk mengontrol pelaksanaan hukuman. Sarkozy berharap bisa menghindarinya kali ini, apalagi karena dia sudah harus memakai gelang kaki terkait hukuman pertamanya. Namun, pengadilan tidak melihat alasan untuk menyimpang dari langkah ini.

Hakim menegaskan bahwa pengawasan elektronik tetap diperlukan. Dengan demikian, Sarkozy harus menjalani ketentuan pidana ini untuk kedua kalinya. Kasus ini menunjukkan betapa tegasnya pengadilan Prancis dalam menegakkan putusan pidana, tanpa memandang status atau posisi terdakwa sebelumnya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan