Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Legenda kekayaan Elon Musk: Dari 28.000 dolar milik ayahnya hingga kerajaan senilai 400 miliar
Elon Musk dalam waktu kurang dari tiga puluh tahun mengubah pinjaman sebesar 28.000 dolar yang diberikan oleh ayahnya menjadi sebuah kekaisaran bisnis bernilai lebih dari 400 miliar dolar. Kisah ini bukan hanya legenda perjuangan pribadi, tetapi juga contoh bagaimana kekayaan dapat berkembang secara eksponensial di tangan orang yang tepat dan di era yang tepat. Dari perusahaan perangkat lunak kecil di awal hingga kini menguasai bidang eksplorasi luar angkasa, kendaraan listrik, dan kecerdasan buatan, jalur akumulasi kekayaan Musk sangat unik dan penuh inspirasi.
Dukungan dari ayah dan usaha awal: benih sebesar 28.000 dolar
Pada tahun 1995, Musk bersama kakaknya Kimbal mendirikan Zip2, sebuah perusahaan perangkat lunak daring yang menyediakan peta dan direktori online untuk surat kabar. Modal awal ini berasal dari ayah Musk, seorang insinyur dari Afrika Selatan, dan investasi sebesar 28.000 dolar ini menandai awal perjalanan kewirausahaan Musk.
Musk kemudian sering menegaskan bahwa dia tidak mewarisi kekayaan apapun, bahkan setelah ayahnya mengalami kesulitan keuangan di kemudian hari, dia justru harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tetapi dia berkeras bahwa ayahnya memberinya “sesuatu yang lebih berharga daripada uang”—yaitu semangat kewirausahaan dan keberanian menghadapi tantangan. Pada masa-masa awal, sumber daya sangat terbatas; Musk dan Kimbal tidak punya cukup uang untuk membeli kantor maupun tempat tinggal, sehingga Musk tidur di sofa kantor dan mandi di YMCA setempat. Pengalaman keras ini menjadi fondasi keberhasilannya di masa depan.
Melampaui kekayaan selama gelembung internet
Pada tahun 1999, Compaq mengakuisisi Zip2 seharga 307 juta dolar. Transaksi ini memberi Musk yang saat itu berusia 27 tahun lebih dari 22 juta dolar dalam bentuk tunai dan saham, yang merupakan kekayaan pertamanya yang signifikan. Dengan uang ini, dia membeli sebuah mobil McLaren F1 seharga 1 juta dolar, tetapi yang lebih penting, dana ini memberinya modal untuk ide berikutnya.
Musk segera mendirikan X.com, sebuah bank daring dan perusahaan layanan keuangan. Dalam persaingan sengit, X.com berjuang bertahan dan akhirnya bergabung dengan Confinity milik Peter Thiel, yang kemudian berganti nama menjadi PayPal, menjadi pelopor layanan keuangan internet.
Pada tahun 2002, eBay membeli PayPal seharga 1,5 miliar dolar, dan Musk mendapatkan tambahan sekitar 165 juta dolar. Tetapi yang lebih penting, transaksi ini membangun jaringan koneksi yang kuat yang dikenal sebagai “PayPal Mafia”, yang kemudian melahirkan banyak tokoh berpengaruh di bidang teknologi dan politik.
Dua taruhan besar: mobil listrik dan luar angkasa
Pada tahun 2002, Musk mengambil risiko besar yang tampaknya gila—dia mendirikan SpaceX, perusahaan yang fokus mengembangkan roket pengangkut berat dan penerbangan luar angkasa komersial. Pada periode yang sama, tahun 2004, Musk bergabung dengan dewan direksi Tesla dan memimpin putaran pendanaan awal perusahaan tersebut. Empat tahun kemudian, dia mendapatkan kendali penuh atas Tesla.
Pada tahun 2009, Tesla meluncurkan Model S, sebuah mobil listrik dengan jarak tempuh lebih dari 400 km—seperti Model T zaman Henry Ford. Meskipun jarak tempuh ini terbatas dibandingkan standar hari ini, mobil ini menjadi pusat perhatian global dan menandai realisasi dari mimpi mobil listrik. Saat ini, nilai pasar Tesla telah mencapai 910 miliar dolar, dengan Musk memegang sekitar 12% saham.
Sementara itu, SpaceX mencapai prestasi yang jauh lebih mengesankan. Sejak 2002 hingga sekarang, perusahaan ini telah berhasil meluncurkan sekitar 250 roket dan satelit. SpaceX adalah satu-satunya perusahaan swasta yang berhasil mengirim satelit ke orbit rendah Bumi, melakukan pendaratan kembali secara aman, dan mengangkut astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional berkali-kali. Pengendalian biaya yang luar biasa ini sangat mengesankan—dibandingkan dengan pengeluaran Kongres dan NASA yang lebih dari 192 miliar dolar dari 1971 hingga 2010 untuk 131 peluncuran pesawat ulang-alik (dengan biaya sekitar 1,2-1,5 miliar dolar per peluncuran), SpaceX saat ini hanya membutuhkan sekitar 15 juta dolar untuk melakukan tugas serupa, memberikan margin keuntungan besar dan peluang investasi lainnya.
Valuasi SpaceX dalam pendanaan terbaru mencapai sekitar 350 miliar dolar, menjadikannya salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia. Proyek jaringan satelit Starlink-nya telah mengorbit lebih dari 7.000 satelit, lebih dari setengah jumlah satelit di seluruh dunia, dan menargetkan 40.000 satelit dalam dekade mendatang.
Kekuasaan sosial dan visi masa depan
Pada tahun 2022, Musk membeli Twitter seharga 44 miliar dolar, yang kini berganti nama menjadi X. Meskipun dia memecat banyak karyawan, membuat marah banyak pengiklan, dan nilai perusahaan turun sekitar 70%, investasi ini memberinya kekuasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya: pengaruh nyata terhadap aliran informasi global dan opini publik. Sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh saat ini, dia hampir dapat mempengaruhi pasar dan politik secara langsung.
Di bidang teknologi neural, Musk mengembangkan “brain-computer interface” melalui Neuralink Corporation, yang bertujuan menciptakan chip implan otak yang dapat berkomunikasi langsung dengan ponsel, komputer, dan perangkat lain. Teknologi ini bertujuan memudahkan manusia berkomunikasi, mengekspresikan ide, dan menjelajahi informasi.
Di bidang kecerdasan buatan, Musk awalnya adalah investor dan anggota dewan OpenAI, tetapi keluar setelah tidak bisa mengendalikan perusahaan. Pada pertengahan 2023, dia mengumumkan pendirian xAI, sebuah perusahaan AI yang bertujuan “memahami hakikat alam semesta”, sekaligus untuk bersaing dalam pengembangan chatbot AI yang sedang berkembang pesat. Musk saat ini memegang sekitar 54% saham xAI, dan valuasi perusahaan ini telah meningkat menjadi sekitar 50 miliar dolar.
Dari titik terendah ke puncak kekayaan: rahasia kekayaan
Pada akhir 2024, Elon Musk pertama kali melampaui kekayaan sebesar 400 miliar dolar, menjadikannya individu pertama dalam sejarah yang mencapai tingkat kekayaan tersebut. Semua ini bermula dari pinjaman sebesar 28.000 dolar dari ayahnya.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Musk meningkat 1,7 triliun dolar dalam lebih dari satu bulan setelah pemilihan presiden AS. Saham Tesla naik sekitar 70% selama periode ini. Meskipun Musk telah menjaminkan lebih dari separuh saham Tesla-nya sebagai jaminan pinjaman pribadi dengan plafon hingga 3,5 miliar dolar, kepemilikan sahamnya di SpaceX, Neuralink, dan xAI tetap memberinya kekayaan dan kekuasaan besar.
Jalur akumulasi kekayaan Musk berbeda dari orang lain. Ia memulai dari industri tradisional, lalu secara perlahan membuka bidang baru yang sebelumnya hanya dikuasai oleh pemerintah AS—dari roket luar angkasa hingga layanan satelit. Proses ini menunjukkan bagaimana inovasi teknologi, keberanian mengambil risiko, dan investasi berkelanjutan dalam masa depan dapat mengubah modal awal yang terbatas menjadi kekaisaran yang menguasai banyak industri. Dan semua berawal dari keputusan penting ayahnya—menginvestasikan 28.000 dolar pada seorang pemuda.