Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pertumbuhan kapasitas pembangkit listrik di China mencapai 7 kali lipat dari Amerika Serikat, memicu kompetisi AI yang sengit
Seiring dengan pengembangan kecerdasan buatan (AI), China sedang mengejar Amerika Serikat dalam hal peningkatan kapasitas pembangkit listrik. Pertumbuhan kapasitas pembangkit listrik China pada tahun 2025 diperkirakan mencapai tujuh kali lipat dari Amerika Serikat. China menggunakan listrik berbiaya rendah sebagai senjata untuk mengatasi kelemahan performa semikonduktor yang lebih rendah dibandingkan Amerika Serikat. Kemampuan pasokan listrik berpotensi mempengaruhi persaingan AI antara China dan AS.
Prediksi yang dirilis pemerintah China pada Desember 2025 menunjukkan bahwa kapasitas pembangkit listrik baru yang dibangun di China pada tahun 2025 sekitar 470 gigawatt. Data dari Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) menunjukkan bahwa kapasitas pembangkit listrik yang bertambah di AS pada periode yang sama adalah 64 gigawatt.
Kapasitas pembangkit listrik China melebihi Amerika Serikat pada tahun 2013 dan mencapai 2,5 kali lipat dari AS pada tahun 2024. Pada peningkatan kapasitas di tahun 2025, China juga melampaui AS, sehingga jarak antara keduanya semakin melebar. Pemerintah China memperkirakan bahwa kapasitas pembangkit listrik akan meningkat menjadi 1,5 kali lipat dari tahun 2024 pada tahun 2030.
Untuk membaca lebih lanjut, klik di sini, masuk ke Nikkei Chinese Web
Jepang Economic News dan Financial Times bergabung menjadi satu grup media pada November 2015. Aliansi yang terbentuk antara dua surat kabar dari Jepang dan Inggris yang sama-sama didirikan pada abad ke-19 ini mengusung slogan “Jurnalistik Ekonomi Berkualitas Tinggi dan Terkuat,” dan mendorong kolaborasi luas dalam berbagai bidang seperti fitur bersama. Sebagai bagian dari inisiatif ini, artikel dari kedua surat kabar saling dipertukarkan di situs web berbahasa Mandarin mereka.