Ketika Standar mendesain ulang pasar: Bitcoin di bawah tekanan di tengah keraguan makroekonomi dan aliran keluar ETF

Analis dari Standard Chartered telah menurunkan proyeksi mereka tentang Bitcoin, menggambarkan gambaran jangka pendek yang ditandai oleh volatilitas dan tekanan di berbagai front. Menurut Geoff Kendrick, kepala riset aset digital di Standard Chartered, pasar menghadapi fase turbulensi yang dipicu oleh kombinasi faktor: penurunan minat investor, ketidakpastian makroekonomi, dan sinyal peringatan dari ekonomi AS. Pasar kripto telah mengalami koreksi signifikan, dengan Bitcoin saat ini berfluktuasi di sekitar $69,41K—bangkit dari terendah sekitar $60.008 yang baru-baru ini dicapai, tetapi masih jauh dari target yang lebih ambisius.

Alasan Revisi Pandangan Standard terhadap Pasar Kripto

Prediksi Federal Reserve AS mengalami perubahan drastis. Sementara pelaku pasar menunggu pemotongan suku bunga untuk merangsang permintaan aset alternatif, prospek tersebut secara bertahap mengecil. Perubahan arah ini memicu gelombang ketidakpastian di pasar global, yang berdampak langsung pada sentimen terhadap kripto.

Standard Chartered secara resmi mengumumkan revisi proyeksi harga: target akhir 2026 dikurangi dari 150.000 menjadi 100.000 dolar. Lebih penting lagi, bank ini telah meninggalkan harapan agar Bitcoin mencapai 100.000 dolar sebelum akhir 2025. Pengurangan estimasi ini mencerminkan penilaian yang lebih berhati-hati terhadap dinamika pasar, di mana ketidakpastian makroekonomi terus membebani keputusan pelaku institusional.

Tekanan Ganda: Lebih Sedikit ETF dan Permintaan Institusional Lebih Rendah

Dua fenomena spesifik telah memperkuat tekanan di pasar. Pertama, arus keluar besar dari ETF spot Bitcoin sedang menekan permintaan. Sejak puncaknya pada Oktober 2025, kepemilikan Bitcoin melalui ETF telah berkurang sekitar 100.000 koin. Banyak investor yang membeli sekitar $90.000 kini mengalami kerugian belum terealisasi, menimbulkan kekhawatiran akan tekanan jual lebih lanjut jika sentimen memburuk.

Secara bersamaan, permintaan institusional juga melemah. Pelaku korporasi dan bendahara perusahaan secara signifikan mengurangi alokasi aset digital mereka, menandakan penolakan terhadap pembelian massal yang sebelumnya mendominasi pasar. Kendrick menyoroti bahwa arus masuk institusional tidak lagi memiliki pengaruh sebesar sebelumnya, meninggalkan ETF sebagai pendorong utama dinamika harga.

Analisis dari Standard Chartered menunjukkan bahwa sekitar 50% dari Bitcoin yang beredar saat ini berada dalam posisi untung—persentase ini, meskipun moderat dibandingkan siklus bearish sebelumnya, menunjukkan pasar yang tertekan di mana tekanan jual tetap menjadi ancaman nyata.

Pasar Tertekan tapi Tangguh: Perspektif Jangka Panjang Standard

Meskipun menghadapi tantangan langsung, Standard Chartered tetap memegang posisi optimis jangka panjang. Berbeda dengan siklus sebelumnya, koreksi harga terbaru tidak memicu situasi kritis di platform. Analisis aktivitas on-chain terus menunjukkan dinamika positif, menyiratkan adanya ketahanan dasar dalam ekosistem yang mendukung pandangan hati-hati namun optimis.

Ethereum tidak luput dari turbulensi, saat ini diperdagangkan di sekitar $2.05K, dengan spekulasi tentang kemungkinan pengujian di $1.400 jika tekanan semakin meningkat. Namun, Standard Chartered tetap yakin terhadap jalur jangka panjang Bitcoin, mempertahankan target ambisius sebesar $500.000 untuk tahun 2030. Pasar tetap menunjukkan volatilitas jangka pendek, tetapi fondasi ekosistem terus memberikan alasan untuk berhati-hati secara konstruktif terhadap jangka panjang.

BTC0,16%
ETH1,34%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan