Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tahun 2029: Tantangan kuantum mendatang untuk Bitcoin dan mata uang kripto
Industri mata uang kripto sedang memasuki masa yang penting. Charles Edwards, pendiri dana investasi Capriole Investments, baru saja memperingatkan tentang risiko teknologi besar yang akan datang—dan tahun 2029 bisa menjadi tonggak penting. Menurutnya, komputer kuantum akan cukup kuat untuk memecahkan sistem enkripsi Bitcoin dalam waktu 3 tahun ke depan.
Peringatan ini bukan yang pertama, tetapi semakin diperhatikan—terutama saat raksasa teknologi seperti IBM, Google, dan laboratorium-laboratorium di Tiongkok mempercepat pengembangan komputer kuantum. Saat ini, dari sudut pandang tahun 2026, komunitas mata uang kripto memiliki waktu untuk mempersiapkan perubahan besar yang mungkin terjadi.
Bahaya “Q-Day”: Ketika komputer kuantum melampaui enkripsi Bitcoin
“Q-Day” bukanlah konsep baru, tetapi maknanya bagi Bitcoin sangat nyata. Ini adalah saat ketika komputer kuantum menjadi cukup kuat untuk memecahkan sistem enkripsi modern—termasuk enkripsi publik yang digunakan Bitcoin untuk melindungi aset.
Bitcoin bergantung pada enkripsi kunci publik (public-key cryptography) untuk memastikan keamanan transaksi. Mekanisme ini sangat kuat terhadap komputer klasik, tetapi komputer kuantum beroperasi berdasarkan prinsip yang sama sekali berbeda. Mereka menggunakan “qubit”—unit informasi yang dapat berada dalam banyak keadaan sekaligus—yang memungkinkan pemrosesan informasi secara paralel dalam skala yang tak terbayangkan.
Dengan kemampuan ini, algoritma khusus seperti Algoritma Shor dapat memecahkan enkripsi yang dianggap tak tertembus saat ini, seperti RSA dan ECDSA. Jika ini terjadi, penjahat akan mampu menggabungkan kunci publik dan kunci pribadi, sehingga mengungkap dompet dan mencuri aset secara langsung.
Mengapa tahun 2029 adalah tonggak penting: Prediksi dari para ahli
Prediksi Edwards menyatakan bahwa komputer kuantum bisa cukup mampu untuk menyerang Bitcoin paling cepat pada tahun 2027, dan hampir pasti akan mampu dalam 2-9 tahun ke depan. Dengan konteks saat ini (tahun 2026), ini berarti Bitcoin mungkin harus menghadapi ancaman ini dalam waktu 1-3 tahun lagi.
Mengapa menetapkan 2029? Karena itu adalah saat di mana banyak ahli percaya bahwa teknologi kuantum akan mencapai “titik kritis”—ketika jumlah qubit dan stabilitasnya cukup besar untuk melakukan perhitungan pemecahan enkripsi secara realistis. Proyek-proyek penelitian besar di AS, Eropa, dan Tiongkok semuanya menargetkan pencapaian ini.
Komunitas mata uang kripto dan para investor menghadapi kenyataan yang tidak menyenangkan: jika tidak mempersiapkan diri sebelumnya, tahun 2029 bisa menandai krisis besar bagi seluruh industri.
Komunitas crypto perlu bertindak: Solusi melawan kuantum
Menunjukkan bahaya hanyalah langkah awal. Langkah berikutnya adalah bertindak. Beruntung, komunitas tidak sepenuhnya tanpa persiapan.
Para pengembang telah mulai meneliti solusi kriptografi anti-kuantum, termasuk kriptografi berbasis lattice dan algoritma “pasca-kuantum” (post-quantum algorithms). Beberapa blockchain altcoin bahkan dirancang sejak awal dengan kemampuan anti-kuantum yang sudah terintegrasi.
Untuk Bitcoin, tantangan yang lebih besar: jaringan perlu memperbarui protokol enkripsinya, yang membutuhkan konsensus luas dari komunitas pengguna, penambang, dan pengembang. Proses ini tidak mudah karena sifat desentralisasi Bitcoin tidak selalu memungkinkan perubahan yang cepat.
Namun, komunitas mata uang kripto terbagi menjadi dua kelompok pandangan:
Faktanya, dalam konteks aliran dana besar yang mengalir ke penelitian kuantum dari pemerintah dan perusahaan teknologi, persiapan dini adalah pilihan yang lebih masuk akal. Tidak ada yang ingin menunggu sampai tahun 2029 lalu menyadari bahwa mereka belum siap.
Industri mata uang kripto dan para investor harus membuat keputusan bijak: apakah mereka akan aktif mempersiapkan tantangan kuantum yang akan datang, atau membiarkan risiko ini menggantung sampai terlalu terlambat?