Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Duta Besar Amerika Serikat menentang regulasi perdagangan baru UE
Perselisihan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa kembali menjadi perhatian utama. Duta besar Amerika Serikat, Andrew Puzder, secara terbuka menyatakan ketidakpuasan terhadap regulasi perdagangan yang akan datang, yang menurutnya melanggar semangat dan ketentuan dari perjanjian yang ditandatangani kedua belah pihak tahun lalu. Pernyataan ini, yang disebarluaskan melalui Bloomberg di media sosial X, mencerminkan meningkatnya ketegangan dalam hubungan ekonomi transatlantik.
Posisi Duta Besar AS dan Inti Perselisihan
Andrew Puzder menegaskan bahwa aturan baru Brussels bertentangan baik dengan isi secara harfiah maupun niat yang terkandung dalam perjanjian perdagangan. Menurut penilaian duta besar AS, regulasi yang diusulkan melampaui batas-batas ketentuan yang disepakati antara Washington dan Uni Eropa. Sikap ini menunjukkan bahwa diplomasi Amerika menganggap langkah-langkah tersebut sebagai pengingkaran sepihak terhadap komitmen yang telah diambil.
Pernyataan resmi ini dipublikasikan oleh sumber terkemuka Bloomberg, yang memberinya bobot khusus dalam ruang informasi internasional. Duta besar menyoroti secara khusus ancaman terhadap kemitraan perdagangan bilateral yang selama ini dikembangkan kedua negara secara aktif.
Dampak terhadap Hubungan Perdagangan Transatlantik
Situasi ini menunjukkan kompleksitas dalam menyeimbangkan kepentingan nasional dan kewajiban internasional. Kedua pihak menghadapi kebutuhan untuk mematuhi perjanjian yang telah disepakati sekaligus mempertahankan prioritas politik domestik. Kritik dari duta besar ini mengindikasikan adanya perbedaan mendalam dalam interpretasi norma perdagangan, yang berpotensi menimbulkan konsekuensi serius bagi kerjasama ekonomi.
Ketegangan saat ini dalam hubungan perdagangan Amerika Serikat dan Eropa mencerminkan tren global menuju proteksionisme dan reinterpretasi perjanjian ekonomi internasional di tengah meningkatnya kompetisi dan ketidakstabilan geopolitik.