Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Michaël van de Poppe memperingatkan tentang likuidasi historis di Bitcoin setelah kepanikan massal
Pengamat kripto terkenal Michaël van de Poppe menyoroti fenomena mengkhawatirkan yang sedang mengguncang pasar Bitcoin. Awal bulan ini, data dari BlockBeats mengungkapkan angka mengkhawatirkan tentang realisasi kerugian, menempatkan peristiwa ini di antara yang paling signifikan dalam sejarah mata uang kripto terkemuka. Konteks saat ini mengingatkan pada momen-momen serupa dari masa lalu: kontraksi besar tahun 2018, kejatuhan selama pandemi tahun 2020, dan runtuhnya ekosistem Luna-FTX secara berantai pada 2022.
Tanda-tanda Penyerahan Diri: Ketika Investor Menyerah
Yang membedakan fase panik ini adalah perilaku pemilik Bitcoin. Banyak yang melakukan penjualan penyerahan diri, melikuidasi posisi dengan kerugian yang terkumpul atau mentransfer aset mereka sambil tetap berada di wilayah negatif. Pola perilaku kolektif ini biasanya menunjukkan dua dinamika sekaligus: likuidasi paksa posisi leverage dan penjualan yang didorong oleh ketakutan.
Analis seperti Michaël van de Poppe mengidentifikasi dalam gerakan ini sebuah “pembersihan tangan lemah”, istilah yang menggambarkan pengusiran investor ritel dan posisi spekulatif berisiko tinggi dari pasar. Secara historis, puncak ekstrem realisasi kerugian ini cenderung terkonsentrasi dekat atau tepat di titik terendah pasar, berfungsi sebagai semacam pembersihan yang mempersiapkan jalan bagi pemulihan selanjutnya.
Rasio Sharpe sebagai Indikator Titik Balik
Data teknikal yang menangkap tingkat keparahan peristiwa ini adalah Rasio Sharpe, sebuah metrik yang mengukur kinerja yang disesuaikan dengan risiko. Menurut analisis yang disebarluaskan, indikator ini telah jatuh ke level terendah sejak titik terendah pasar terakhir tercatat. Penurunan tajam ini menandakan sebuah peristiwa penyerahan diri massal, menggabungkan kerugian besar yang direalisasikan dengan sentimen pasar yang hampir mencapai titik beku emosional, di mana hampir tidak ada pembeli yang percaya diri.
Apakah Bitcoin Sudah Menemukan Dasarnya?
Namun, pandangan Michaël van de Poppe memperkenalkan nuansa penting yang membedakan siklus ini dari yang sebelumnya. Bitcoin telah menurun sekitar 50% dari rekor tertingginya, jauh di bawah kejatuhan 80% yang biasanya menandai siklus sebelumnya. Divergensi ini menunjukkan skenario yang sangat relevan: pasar mungkin sedang mendekati dasar, di mana investor yang lebih sabar dapat menemukan peluang untuk membeli kembali. Data volatilitas dan metrik on-chain mendukung tesis bahwa tekanan jual mungkin sedang mendekati titik puncaknya.