Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Emas secara resmi mengalahkan dolar AS sebagai aset cadangan global utama
Emas baru saja menyalip dolar AS sebagai aset cadangan terbesar yang dimiliki oleh bank sentral di seluruh dunia. Data dari Dewan Emas Dunia dan IMF yang melacak menunjukkan bahwa total cadangan emas sekarang bernilai lebih dari kepemilikan Surat Utang AS untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.
Bank sentral kini memegang lebih dari $4 triliun dalam bentuk emas, melampaui sekitar $3,9 triliun yang mereka pegang dalam utang pemerintah AS.
Dua kekuatan utama yang menyebabkan hal ini terjadi:
• Harga emas telah melonjak tajam, baru-baru ini menembus $5.100 per ons, naik sekitar 70 persen sejak akhir 2024.
• Pembelian besar-besaran dari bank sentral, terutama dari negara-negara seperti Polandia, China, India, dan Turki, yang telah menambahkan lebih dari 1.000 ton emas setiap tahun selama tiga tahun berturut-turut.
Perpindahan ini terjadi karena banyak negara kehilangan kepercayaan terhadap stabilitas dolar sebagai aset aman dunia. Utang AS yang meningkat, kebuntuan politik, sanksi, dan ketegangan perdagangan telah mendorong negara-negara mencari penyimpan nilai yang netral tanpa risiko counterparty. Emas cocok untuk peran tersebut.
Meskipun dolar masih mendominasi perdagangan global dan menyumbang sebagian besar cadangan, emas kini lebih dipandang sebagai asuransi terhadap risiko mata uang dan ketidakstabilan geopolitik.
Berikut adalah lima pemegang emas resmi teratas pada tahun 2026:
• Amerika Serikat ~8.133 ton (sekitar $1,44 triliun)
• Jerman ~3.350 ton (sekitar $592 miliar)
• Italia ~2.451 ton (sekitar $434 miliar)
• Perancis ~2.437 ton (sekitar $431 miliar)
• Rusia ~2.326 ton (sekitar $411 miliar)
Apa arti semua ini sederhana: dunia perlahan bergerak menuju sistem yang lebih multipolar di mana dolar tidak lagi menjadi satu-satunya tempat aman untuk menyimpan nilai. Jika harga emas terus naik menuju $6.000 per ons, tren ini bisa mempercepat.