Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penulis yang melakukan pembunuhan terhadap mantan perdana menteri Jepang menentang hukuman seumur hidupnya
Tetsuya Yamagami, yang dihukum karena pembunuhan mantan perdana menteri Shinzo Abe, memutuskan untuk tidak menerima nasib hukumnya. Menurut informasi yang tersedia, terdakwa mengumumkan awal Februari niatnya untuk menentang vonis yang dijatuhkan kepadanya, menandai babak baru dalam kasus yang telah mengejutkan Jepang secara mendalam.
Vonis Pengadilan Nara
Pengadilan distrik Nara telah memutuskan perkara ini pada Januari lalu dengan menghukum Yamagami penjara seumur hidup atas perannya dalam pembunuhan mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe. Keputusan pengadilan ini merupakan puncak dari proses hukum yang dimulai setelah peristiwa tragis tahun 2022, di mana mantan pemimpin politik tersebut meninggal dunia dalam sebuah serangan.
Prospek Banding
Langkah banding yang diajukan oleh terdakwa kini membuka babak baru dalam proses hukum Jepang. Banding ini akan diperiksa oleh pengadilan tingkat lebih tinggi, yang bertugas untuk meninjau kembali bukti-bukti dan proporsionalitas vonis. Bagi otoritas Jepang dan opini publik, penolakan terhadap mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe ini sekali lagi mengingatkan akan pentingnya sistem peradilan dalam kasus kejahatan serius, dan bagaimana keadilan harus menavigasi antara tanggung jawab pidana dan penghormatan terhadap hak-hak terdakwa.