Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Posisi Timur Tengah terhadap pelanggaran gencatan senjata di Gaza
Komunitas diplomatik Timur Tengah dan Asia menyatakan ketidakpuasan mereka pada hari Selasa terhadap pelanggaran berulang terhadap kesepakatan internasional. Pada 1 Februari, pejabat pemerintah tingkat tinggi bersatu untuk mengecam penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan komitmen gencatan senjata di Gaza. Menurut data dari Jin10, pelanggaran ini telah menyebabkan lebih dari seribu korban sipil Palestina. Mobilisasi diplomatik ini terjadi dalam konteks di mana keseimbangan regional tetap rapuh dan membutuhkan kewaspadaan yang terus-menerus.
Delapan ibu kota Timur Tengah bersatu suara
Menteri Luar Negeri Qatar, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Turki, dan Arab Saudi mengatur sebuah aksi diplomatik terpadu. Melalui sebuah deklarasi bersama, kedelapan negara ini mengkritik pelanggaran berurutan terhadap kesepakatan yang telah dibuat. Langkah ini memiliki makna simbolis yang besar, karena menunjukkan kohesi negara-negara Timur Tengah terhadap isu sensitif ini.
Risiko eskalasi dan polarisasi regional
Pejabat diplomatik mengungkapkan kekhawatiran mendalam mengenai dampak pelanggaran ini terhadap stabilitas kawasan. Mereka menekankan bahwa kelanjutan pelanggaran ini berisiko memperburuk ketegangan antara berbagai pihak yang terlibat dan mengancam kemajuan yang telah dicapai. Para ahli Timur Tengah berpendapat bahwa setiap pelanggaran tambahan memperkuat gerakan oposisi terhadap proses normalisasi regional.
Tantangan proses politik dan perdamaian yang berkelanjutan
Selain tantangan langsung, koordinasi diplomatik ini mencerminkan pentingnya keberhasilan fase-fase selanjutnya dari rencana perdamaian yang diusulkan untuk Gaza. Para menteri menegaskan bahwa setiap kesepakatan di masa depan akan bergantung pada kemampuan masing-masing pihak untuk mematuhi komitmen yang telah diambil. Mereka juga menekankan bahwa hanya melalui mobilisasi kolektif dari berbagai pihak yang terlibat, transisi menuju fase stabilisasi yang nyata di Gaza dapat terwujud.
Langkah kolektif Timur Tengah ini menunjukkan tekad negara-negara regional untuk menjaga peluang diplomatik dan menghindari spiral kekerasan baru di kawasan ini.