Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Thailand Menerapkan Aturan Perdagangan Emas yang Lebih Ketat untuk Menstabilkan Baht di Tengah Tekanan Nilai Tukar
Mata uang Thailand menghadapi tekanan kenaikan yang meningkat seiring dengan kenaikan harga emas global dan melemahnya dolar AS yang memicu peningkatan penjualan emas fisik oleh investor Thailand. Lonjakan arus masuk valuta asing ini menciptakan tantangan bagi pembuat kebijakan yang berupaya menjaga stabilitas nilai tukar. Sebagai tanggapan, Bank of Thailand telah mengungkapkan strategi komprehensif yang menggabungkan keterlibatan diplomatik dengan otoritas AS dan langkah-langkah regulasi domestik yang agresif yang menargetkan aktivitas perdagangan emas spekulatif.
Tekanan Pasar Mendorong Respon Bank Sentral
Konvergensi terbaru dari dinamika pasar komoditas dan mata uang telah menyoroti pengelolaan nilai tukar Thailand. Menurut laporan dari Jin10, Chayawadee Chai-Anant, Asisten Gubernur Bank of Thailand, menyatakan di Bangkok pada 30 Januari bahwa lembaga tersebut memiliki alat dan kapasitas yang diperlukan untuk mengelola pergerakan nilai tukar secara efektif. Pejabat bank sentral menekankan bahwa meskipun termasuk dalam daftar pantauan AS karena kekhawatiran manipulasi mata uang, akan sulit bagi Thailand untuk memenuhi kriteria klasifikasi tersebut. Yang penting, Bank of Thailand menjaga dialog terus-menerus dengan Departemen Keuangan AS untuk mengatasi kekhawatiran dan menunjukkan bahwa kebijakan mata uangnya didorong oleh tujuan ekonomi domestik, bukan niat manipulatif.
Kerangka Regulasi Baru Berlaku
Untuk secara langsung mengatasi tekanan spekulatif terhadap mata uang Thailand dari pasar perdagangan emas, bank sentral sedang menerapkan reformasi menyeluruh terhadap regulasi perdagangan emas daring. Mulai 1 Maret, platform daring yang beroperasi di Thailand akan menghadapi persyaratan kepatuhan yang jauh lebih ketat. Kerangka baru ini melarang pengaturan penyelesaian bersih dan menghilangkan mekanisme penjualan pendek yang memungkinkan posisi spekulatif. Berdasarkan aturan yang direvisi ini, investor diizinkan menjual hanya emas fisik yang mereka miliki secara langsung, dengan semua transaksi memerlukan penyelesaian elektronik. Yang penting, metode pembayaran tunai dilarang, memaksa semua transfer dilakukan melalui saluran yang diatur dengan transparansi dan keterlacakan penuh.
Strategi Pengelolaan Mata Uang
Pendekatan multi-sudut Bank of Thailand mencerminkan pemahaman yang canggih tentang bagaimana pasar aset global mempengaruhi dinamika nilai tukar. Dengan secara bersamaan membatasi saluran spekulatif sambil meyakinkan mitra internasional tentang komitmennya terhadap kebijakan moneter yang sah, bank sentral bertujuan mengembalikan keseimbangan ke pasar valuta asing. Langkah-langkah ini mewakili pergeseran yang lebih luas menuju pengendalian regulasi yang lebih rinci terhadap arus modal yang dapat menyebabkan ketidakstabilan mata uang Thailand tanpa memerlukan intervensi langsung di pasar valuta asing itu sendiri.