Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#JapanElection
Era Takaichi di Tanah Matahari Terbit
Pemilih Jepang berani menghadapi suhu dingin dan salju lebat untuk memberikan suara mereka, membuat keputusan penting untuk masa depan politik negara. Keputusan Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk memanggil pemilihan mendadak tak lama setelah menjabat pada Oktober 2025 awalnya dipandang banyak orang sebagai taruhan berisiko. Namun, hasilnya membuktikan bahwa strategi ini sangat resonan dengan masyarakat.
Mayoritas Sejarah dan Legitimasi Politik
Partai Demokrat Liberal (LDP) memperkuat kekuasaannya dengan meningkatkan jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (Shuugiin) dari 198 menjadi 316 yang mencengangkan. Hasil ini menandai jumlah kursi tertinggi yang pernah diraih oleh satu partai dalam sejarah modern Jepang. Bersama mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang (Ishin), pemerintah mencapai "super mayoritas" sebanyak 352 kursi dari 465 anggota diet.
Signifikansi dari super mayoritas ini terletak pada potensinya untuk membuka era baru langkah-langkah revolusioner baik dalam kebijakan domestik maupun luar negeri. Pemerintah, yang sebelumnya tidak memiliki jalur yang jelas di Dewan Penasehat (the upper house), kini memiliki leverage parlementer untuk mengatasi hambatan legislatif dan, jika perlu, membangun dasar untuk amandemen konstitusi.
Visi Ekonomi dan Sosial
Kampanye utama Takaichi, sebuah "kebijakan fiskal yang bertanggung jawab dan proaktif," tampaknya telah mendapatkan mandat penuh dari pemilih. Segera setelah kemenangan pemilihan, indeks Nikkei melonjak melewati angka 57.000 poin, mencatat rekor sejarah, sementara pasar dengan antusias menantikan paket stimulus ekonomi baru dari pemerintah.
Reformasi Pajak: Takaichi memprioritaskan reformasi yang langsung mempengaruhi daya beli, seperti usulan penangguhan pajak penjualan selama dua tahun untuk barang makanan.
Teknologi dan Inovasi: Masuknya gerakan politik baru yang berfokus pada digital seperti "Tim Mirai" ke parlemen menandakan bahwa struktur birokrasi tradisional Jepang sedang bersiap untuk transformasi digital yang signifikan.
Perubahan Kebijakan Keamanan
Di tengah ketegangan geopolitik regional, Jepang mempercepat target peningkatan anggaran pertahanan menjadi 2% dari PDB. Sikap konservatif dan nasionalis Takaichi menjanjikan penguatan investasi industri pertahanan dan aliansi regional. Secara khusus, perdebatan lama tentang Pasal 9 Konstitusi—klausa "penolakan perang"—diperkirakan akan berkembang menjadi proses konkret mengingat aritmetika parlemen yang baru.
Fragmentasi Oposisi dan Pemain Baru
Aliansi Reformis Sentris (CRA), yang dibentuk oleh mantan mitra koalisi Komeito dan Partai Demokrat Konstitusional, mengalami kekalahan besar setelah gagal mendapatkan momentum yang diharapkan. Kerugian ini kemungkinan akan mendorong oposisi Jepang ke dalam periode reformasi struktural yang serius. Sebaliknya, munculnya partai populis seperti Sanseito, yang berkampanye dengan slogan "Jepang Utama," mencerminkan bagaimana sentimen nasionalis di segmen tertentu masyarakat semakin nyata dalam politik arus utama.
Di bawah kepemimpinan Takaichi, Jepang telah memulai jalan baru dengan otoritas yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk reformasi ekonomi dan perubahan konstitusi. Kami akan terus memantau secara dekat bagaimana proses ini mempengaruhi keseimbangan kekuasaan di Asia Timur dan pasar global.