Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bank-bank Filipina Terapkan Batas Penarikan ₱500K Dalam Dorongan Kepatuhan AMLA
Lembaga keuangan di seluruh Filipina kini memberlakukan protokol penarikan tunai yang lebih ketat sebagai bagian dari inisiatif kepatuhan anti-pencucian uang yang lebih luas. Batas penarikan sebesar ₱500.000, yang mulai berlaku pada bulan Oktober, merupakan pengetatan regulasi yang signifikan yang bertujuan untuk membatasi aliran dana ilegal di negara ini. Implementasi kebijakan ini mengikuti pengawasan yang meningkat terhadap pergerakan dana yang terkait dengan kasus korupsi dan praktik pengadaan pemerintah yang tidak teratur.
Kerangka kerja baru ini mengharuskan pelanggan yang ingin menarik dana melebihi ₱500K untuk menyediakan dokumentasi tambahan dan identifikasi yang sah. Komunikasi terbaru dari Security Bank mengonfirmasi bahwa prosedur verifikasi yang diperbarui ini kini wajib dilakukan di seluruh lembaga perbankan utama. Bangko Sentral ng Pilipinas, bank sentral negara, mewajibkan pedoman yang lebih ketat ini sebagai bagian dari penegakan kerangka kerja Anti-Money Laundering (AMLA).
Kebijakan ini dipicu oleh skandal proyek pengendalian banjir DPWH, yang mengungkapkan ketidakwajaran signifikan dalam pengeluaran pemerintah. Dengan memberlakukan batasan ₱500K pada transaksi tunai, regulator bertujuan untuk menciptakan jejak audit untuk penarikan besar, sehingga mencegah pergerakan hasil ilegal sambil menjaga operasi perbankan yang sah. Persyaratan dokumentasi pendukung membantu menetapkan sumber dan tujuan yang sah dari pergerakan dana tunai yang besar.
Langkah-langkah yang sesuai dengan AMLA ini mencerminkan komitmen sektor keuangan untuk memperkuat mekanisme transparansi dan mencegah penyalahgunaan saluran perbankan untuk kegiatan terkait korupsi. Batas ₱500K kini berfungsi sebagai titik kontrol penting dalam infrastruktur anti-pencucian uang negara, terutama menargetkan aliran dana dari pejabat pemerintah dan kontraktor pengadaan yang terlibat dalam transaksi mencurigakan.