Putra kedua Gaddafi, Saif, meninggal dunia dalam pertempuran terakhir di Sirte, menurut laporan resmi. Kematian ini menandai akhir dari era panjang kekuasaan ayahnya dan menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan Libya yang tidak stabil. Pemerintah sementara mengumumkan bahwa mereka akan melakukan upacara pemakaman sesuai tradisi dan berjanji untuk menegakkan keadilan atas kematiannya. Banyak warga dan pengamat politik menyatakan keprihatinan terhadap dampak politik dari kematiannya dan kemungkinan munculnya kekerasan lebih lanjut di negara tersebut.

Jurnalis dari stasiun utama pada 3 Februari waktu setempat melaporkan bahwa putra mantan pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi, meninggal dunia di Libya. Penasehat politik Saif al-Islam Gaddafi, Abdul Othman, mengonfirmasi kabar kematiannya pada hari ketiga. Ada laporan bahwa Saif al-Islam Gaddafi dibunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal di tempat tinggalnya yang terletak di kota Zintan di bagian barat Libya. Saat ini, pihak resmi Libya belum memberikan penjelasan tentang kejadian tersebut. Saif al-Islam adalah putra kedua Gaddafi dan pernah dianggap sebagai penerus Gaddafi. (CCTV News)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan