Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#GlobalTechSell-OffHitsRiskAssets
Pasar global memasuki bulan Februari dengan penurunan tajam yang dipimpin oleh raksasa teknologi. Saat para investor semakin mempertanyakan apakah "gelembung AI" sedang mencapai batasnya, pelarian dari aset berisiko telah menyebabkan getaran hebat tidak hanya di pasar saham tetapi juga di seluruh dunia kripto dan pasar komoditas.
Kekhawatiran Capex dan Pengeluaran di Kalangan Raksasa Teknologi
Di pusat turbulensi ini terletak fakta bahwa pengeluaran modal besar-besaran (capex) oleh raksasa seperti Microsoft, Alphabet, dan Amazon untuk infrastruktur AI kini dipersepsikan sebagai "risiko" oleh investor. Meskipun telah menginvestasikan miliaran dolar dalam pusat data, ketidakpastian tentang kapan dan seberapa banyak pengeluaran ini akan berkontribusi terhadap margin keuntungan telah memicu penjualan besar-besaran pada pemimpin semikonduktor seperti AMD dan Nvidia. Khususnya, penurunan dua digit pada saham AMD meskipun panduan yang kuat menunjukkan bahwa pasar telah beralih ke mode "jual berita".
Efek Domino pada Aset Berisiko: Bitcoin dan Altcoin
Krisis likuiditas di saham teknologi secara langsung mempengaruhi pasar cryptocurrency, di mana selera risiko biasanya tertinggi. Bitcoin telah menurun hampir 50% dari rekor tertingginya tahun lalu, turun di bawah ambang batas $70.000. Keruntuhan di ruang crypto ini bukan hanya kehilangan nilai dalam satu kelas aset; ini menjadi indikator nyata seberapa rapuh kondisi likuiditas global telah menjadi. Proyek besar seperti Ethereum dan Solana juga terkena bagian dari penjualan ini karena investor lebih memilih beralih ke uang tunai mencari tempat aman.
Tekanan Makroekonomi dan Ketidakpastian Geopolitik
Bukan hanya data teknologi yang memicu penjualan; sinyal lemah dari pasar tenaga kerja AS dan tekanan ketegangan geopolitik di Timur Tengah terhadap harga energi juga memainkan peran penting. Kemungkinan inflasi yang dipicu kembali oleh permintaan energi yang didorong AI dapat menyebabkan bank sentral menunda jadwal pemotongan suku bunga mereka. Situasi ini tetap menjadi salah satu hambatan keuangan terbesar bagi perusahaan teknologi yang berorientasi pertumbuhan.