Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Membuka Hambatan: Stacey Cunningham Menjadi CEO Wanita Pertama NYSE
Dalam tonggak penting untuk keberagaman gender di bidang keuangan, Stacey Cunningham akan memimpin New York Stock Exchange, menandai momen bersejarah dalam sejarah dua abad lembaga tersebut. Penunjukan ini bukan hanya perubahan personel, tetapi juga pergeseran simbolis dalam struktur kekuasaan tradisional industri keuangan.
Dari Clerk Lantai ke Puncak: Perjalanan 23 Tahun Cunningham di NYSE
Jejak karier Stacey Cunningham menuju posisi eksekutif menonjol karena kemajuan organiknya melalui organisasi. Dia memulai kariernya di NYSE pada tahun 1996 sebagai clerk lantai, menghabiskan lebih dari dua dekade menaiki tangga dari lantai perdagangan ke tingkat eksekutif. Masa jabatan yang panjang di lembaga ini menunjukkan pengetahuan institusional yang mendalam dan kenaikan pangkat yang diperoleh, bukan dari rekrutmen eksternal. Sebelum menjabat posisi tertinggi, Cunningham menjabat sebagai Chief Operating Officer, di mana dia mendapatkan pengalaman mengelola operasi harian salah satu lembaga keuangan paling penting di dunia.
Promosinya menjadi Chief Executive Officer secara resmi berlaku pada bulan Mei, ketika dia menggantikan Thomas Farley dalam posisi tersebut. Penunjukan ini menjadikan Stacey Cunningham sebagai presiden ke-67 NYSE dalam sejarah 226 tahun—dan wanita pertama yang memegang posisi tersebut.
Peralihan Kepemimpinan: Struktur Baru untuk Keberhasilan Organisasi
Saat Stacey Cunningham mengambil peran sebagai CEO, organisasi telah mempromosikan John Tuttle menjadi Chief Operating Officer. Tuttle membawa pengalaman luasnya sendiri, setelah menjabat sebagai Kepala Global Listing sejak bergabung dengan bursa pada tahun 2007. Rencana suksesi ini mencerminkan kepercayaan terhadap pengembangan bakat internal dan memastikan kelangsungan arah strategis.
Peralihan ini menandai berakhirnya masa jabatan Thomas Farley sebagai CEO. Farley bergabung dengan NYSE setelah Intercontinental Exchange mengakuisisi NYSE Euronext pada tahun 2013, dan memimpin organisasi selama sekitar lima tahun dalam kapasitas kepala eksekutif.
Kepemimpinan Pasar dan Komitmen Pasar Modal
Jeff Sprecher, Ketua NYSE Group, secara terbuka menegaskan dukungannya terhadap perubahan kepemimpinan ini. Dalam pernyataan resmi, dia menekankan bahwa hubungan tiga dekade Stacey Cunningham dengan organisasi—dimulai sebagai magang musim panas—menempatkannya untuk memajukan misi inti bursa. Sprecher menyoroti dedikasi teguh organisasi dalam mempertahankan posisi Amerika Serikat sebagai pusat pasar modal global.
Suksesi Stacey Cunningham ke posisi CEO menandai komitmen NYSE untuk mengembangkan struktur kepemimpinannya sambil mempertahankan keunggulan operasional dan integritas pasar.