Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Memahami Rumus HPR: Cara Menghitung Pengembalian Investasi Tahunan
Ketika mengevaluasi kinerja investasi, hanya mengandalkan pengembalian satu tahun saja bisa menyesatkan. Rumus holding period return (HPR) dan padanan tahunnya memberikan penilaian yang lebih akurat tentang keberhasilan investasi jangka panjang. Pendekatan ini sangat penting saat membandingkan berbagai investasi atau melacak pertumbuhan portofolio selama periode yang panjang.
Mengapa Pengembalian Satu Tahun Menyesatkan
Kinerja investasi sangat bervariasi dari satu tahun ke tahun berikutnya. Sebuah saham mungkin melonjak 40% dalam satu tahun, lalu menurun 15% tahun berikutnya. Memeriksa hanya hasil tahunan ini menciptakan gambaran yang terdistorsi tentang jalur kinerja sebenarnya dari sebuah investasi. Rumus hpr mengatasi keterbatasan ini dengan menghitung pengembalian selama seluruh periode kepemilikan, lalu mengubah angka tersebut menjadi tingkat ekuivalen tahunan yang lebih mudah dibandingkan dan dipahami.
Langkah-langkah Rumus HPR
Untuk menghitung pengembalian periode kepemilikan tahunan, ikuti langkah-langkah sistematis berikut:
Langkah 1: Hitung Total Return
Mulailah dengan menentukan total pengembalian keseluruhan dari investasi. Kurangi biaya awal investasi dari nilai saat ini, lalu bagi hasilnya dengan biaya awal tersebut. Perhitungan ini mengasumsikan semua dividen yang diterima selama periode kepemilikan diinvestasikan kembali ke investasi tersebut. Misalnya, jika Anda membeli saham seharga (10.000 dan sekarang bernilai )23.800, total pengembalian Anda adalah ((23.800 - )10.000) / (10.000 = 1,38, atau 138%.
Langkah 2: Tentukan Pangkat Fraksional
Selanjutnya, bagi satu dengan jumlah tahun Anda memegang investasi tersebut. Jika Anda memegangnya selama 10 tahun, hasilnya adalah 0,1. Eksponen fraksional ini penting untuk fungsi rumus hpr—ini memungkinkan Anda mengonversi pengembalian multi-tahun menjadi ekuivalen tahunan.
Langkah 3: Terapkan Pangkat dan Tahunkan
Angkat angka total pengembalian Anda ke pangkat fraksional ini, lalu kurangi satu dan kalikan dengan 100 untuk mengekspresikannya sebagai persentase. Perhitungan ini menunjukkan tingkat pengembalian tahunan Anda.
Menerapkan Teori ke Praktik: Studi Kasus Microsoft
Pertimbangkan skenario nyata: investasi sebesar )10.000 di saham Microsoft dilakukan 10 tahun lalu, termasuk dividen yang diinvestasikan kembali, kini bernilai (23.800.
Menggunakan rumus hpr dengan nilai-nilai ini:
Pengembalian tahunan sebesar 9,06% ini memberikan konteks yang bermakna saat membandingkan dengan investasi lain atau tolok ukur pasar. Dalam dekade yang sama, kinerja tahunan Microsoft berkisar dari kerugian negatif (seperti kerugian 43,8% pada 2008 selama krisis keuangan) hingga keuntungan lebih dari 50% di tahun-tahun lain. Saham ini mengalami tiga tahun rugi dari sepuluh tahun dan lima tahun dengan pengembalian di atas 20%. Tidak ada satu tahun pun yang bisa secara akurat mencerminkan kualitas investasi jangka panjang saham ini.
Mengapa Pengembalian Tahunan Jangka Panjang Penting bagi Investor
Rumus hpr menyelesaikan masalah mendasar dalam analisis investasi: volatilitas jangka pendek menyembunyikan kinerja sebenarnya. Dengan menghitung pengembalian tahunan selama seluruh periode kepemilikan, Anda mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana kinerja investasi Anda sebenarnya dalam istilah nyata.
Metode ini menjadi sangat berharga saat membuat keputusan investasi di masa depan. Alih-alih terpengaruh oleh satu tahun yang luar biasa atau merasa putus asa karena kemunduran sementara, investor dapat mengevaluasi peluang berdasarkan data kinerja yang konsisten dan dapat dibandingkan. Pendekatan pengembalian periode kepemilikan memastikan bahwa, apakah Anda menganalisis investasi selama 3 tahun, 10 tahun, atau 20 tahun, Anda selalu membandingkan pengembalian dalam basis tahunan yang setara.