Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Moody's menurunkan prospek Indonesia dan memperingatkan risiko kredit atau dapat memicu reaksi berantai penurunan
Keputusan Moody’s untuk menurunkan outlook kredit Indonesia adalah sebuah peringatan. Ekonom dari Departemen Riset Grup OCBC Bank menulis dalam laporannya bahwa jika pembuat kebijakan terus menghadapi ketidakpastian yang semakin meningkat, perusahaan peringkat lain mungkin akan mengikuti. Moody’s sebelumnya menurunkan outlook kredit Indonesia dari “stabil” menjadi “negatif”. Langkah terbaru ini sekali lagi memberikan pukulan terhadap persepsi kebijakan Indonesia. OCBC Bank menyatakan, “Dalam jangka pendek, suasana hati mungkin tetap bergejolak.” Tanggapan dari otoritas akan mendapatkan perhatian yang lebih ketat, karena dalam 12 hingga 18 bulan ke depan, pilihan kebijakan yang kredibel sangat penting untuk menghindari penurunan peringkat kredit.