Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengadilan Inggris mengonfirmasi: Emas virtual tunduk pada perlindungan kepemilikan sesuai dengan undang-undang pencurian
Sebuah putusan bersejarah dari pengadilan banding Inggris menetapkan bahwa aset dalam permainan seperti emas virtual dalam game Massively-Multiplayer dianggap sebagai properti yang dilindungi menurut hukum Inggris. Ini menandai perubahan fundamental dalam pengakuan hak kekayaan digital dan membuka jalan untuk penuntutan pidana dalam kasus pencurian barang virtual tersebut.
Kasus Jagex: Titik Balik untuk Ekonomi Dalam Game
Kasus ini berkaitan dengan pencurian sekitar $748.385 dalam bentuk RuneScape-Gold oleh mantan karyawan pengembang Jagex. Yang menarik perhatian: Pelaku menjual nilai virtual yang dicuri tersebut dengan mata uang asing dan cryptocurrency seperti Bitcoin, sehingga kasus ini menunjukkan hubungan antara dunia permainan digital dan transaksi keuangan nyata. Pengadilan harus menanggapi pertanyaan mendasar: Bisakah emas dalam permainan dianggap sebagai properti yang dilindungi secara pidana menurut undang-undang pencurian tahun 1968?
Pengakuan Hukum terhadap Aset Digital Menurut Peraturan Inggris
Para hakim membedakan dalam penjelasan mereka antara konsep hukum perdata dan pidana, dan mengakui bahwa bentuk kekayaan digital seperti Bitcoin sudah diakui sebagai properti dalam sistem hukum Inggris. Paralel ini sangat penting: Jika cryptocurrency terdesentralisasi dilindungi secara hukum, mengapa tidak juga mata uang dalam game virtual yang nilainya dan kemampuan diperdagangkan sama nyata?
Pengadilan banding menyatakan bahwa undang-undang pencurian tahun 1968—yang awalnya dirancang untuk benda fisik—dapat berlaku juga untuk objek digital yang tidak berwujud tetapi memiliki nilai. Interpretasi ini berarti pengembang game dan pemain ke depannya dapat bertindak berdasarkan hukum kepemilikan yang berlaku.
Dampak bagi Industri Gaming dan Kripto
Putusan ini menjadi preseden dengan implikasi luas. Pemilik aset virtual kini dapat secara resmi melaporkan dan membawa kasus ke pengadilan jika kekayaan digital mereka disita secara tidak sah. Bagi pengembang game seperti Jagex, ini berarti ada alat tambahan untuk melawan pencurian sumber daya dan peretasan. Untuk industri kripto, keputusan ini dianggap sebagai pengakuan bahwa bentuk kekayaan digital harus diakui sepenuhnya sebagai properti sesuai standar hukum modern.