Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
$BTC $GT
Order "Stop Loss" = Stop Loss
Pertahanan terakhir antara Anda dan kebangkrutan
Di puncak pertempuran keuangan,
musuh terbesar investor bukanlah pasar, melainkan "Harapan Palsu".
Suara halus yang berbisik kepada Anda saat harga berdarah:
"Ini akan naik lagi segera, tunggu saja".
Order stop loss (Stop Loss) adalah alat yang membungkam suara ini;
adalah komitmen etis dan teknis yang Anda tetapkan untuk diri sendiri sebelum emosi menguasai Anda.
Ini adalah pengakuan sebelumnya bahwa Anda "mungkin salah",
dan pengakuan ini adalah perlindungan tepatnya dari peluncuran portofolio Anda ke dalam pemotong otomatis paksa.
--
Apa itu stop loss?
Sederhananya, ini adalah order tertunda di mana Anda memberi instruksi kepada broker keuangan Anda:
"Jika harga mencapai titik ini, jual segera dan keluarkan saya dari pasar".
Ini adalah keputusan yang Anda buat dengan tenang,
yang dieksekusi secara otomatis saat puncak badai pasar.
Ini mengubah kerugian "terbuka" yang bisa menyedot modal Anda,
menjadi kerugian "terhitung" yang bisa Anda pulihkan.
Pelajaran dari sejarah: saat pengaman tidak ada
Sejarah keuangan tidak memaafkan mereka yang menolak menentukan kerugian mereka.
Pada tahun 2012, perusahaan "Knight Capital" mengalami gangguan perangkat lunak yang menyebabkan eksekusi transaksi besar yang salah.
Dalam waktu hanya 45 menit, perusahaan kehilangan 440 juta dolar,
yang melebihi nilai pasar mereka saat itu.
Ketidakhadiran order perlindungan otomatis dan keterlambatan intervensi membuat perusahaan runtuh sepenuhnya dalam kurang dari satu jam.
Sementara investor yang selamat dari "gelembung dot-com" tahun 2000 atau "krisis keuangan" tahun 2008, bukanlah mereka yang "memprediksi" kejatuhan,
melainkan mereka yang menempatkan "penghalang tabrakan" (Stop Loss)
yang mengeluarkan mereka dari pasar dengan kerugian 10% atau 15%,
sementara yang lain menyaksikan portofolio mereka menguap hingga 90%.
Akun yang menyelamatkan kekayaan Anda (Contoh dengan angka)
Mari bandingkan dua investor di pasar yang sangat fluktuatif:
Investor (A) - bergantung pada "Harapan":
Membeli saham sebesar 10.000 dolar dengan leverage 1:10.
Tidak menempatkan order stop loss.
Investor (B) - bergantung pada "Sistem":
Membeli jumlah yang sama, tetapi menempatkan order stop loss saat harga turun 2%.
Skenario: pasar tiba-tiba turun 7%.
Investor (B):
Begitu harga turun 2%, order otomatis aktif.
Rugi 2.000 dolar (dari leverage) dan keluar dari pasar dengan 8.000 dolar tunai.
Dia masih "dalam permainan" dan mampu menebus kerugian di transaksi lain.
Investor (A):
Terus memantau dan berharap saat harga turun.
Ketika penurunan mencapai 6%, modalnya terkikis dan mencapai "margin call" lalu "tutup paksa".
Transaksi ditutup saat penurunan 7% dengan kerugian seluruh modal (10.000 dolar) plus biaya tutup paksa.
Hasilnya:
Investor (B) kalah dalam pertempuran tetapi tetap bertahan dalam perang,
sementara investor (A) benar-benar kehilangan seluruh perjalanan keuangannya.
Kesimpulan: order stop loss bukan tanda kelemahan atau pesimisme,
melainkan puncak "profesionalisme keuangan".
Di pasar, yang penting bukan berapa banyak Anda akan untung,
melainkan "berapa yang tersisa saat Anda salah".
Selalu ingat:
Pasar memberi Anda peluang tanpa batas,
asalkan Anda memiliki "cash" untuk memanfaatkannya.