Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ancaman tarif 25% terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran merupakan perubahan tektonik dalam kebijakan perdagangan global, menandakan pergeseran dari sanksi yang ditargetkan ke penalti "perdagangan total". Hingga akhir Januari 2026, pasar secara aktif memperhitungkan eskalasi "tekanan maksimum" ini, yang kini memperlakukan mitra komersial sebagai perpanjangan langsung dari target utama.
🌎 Gelombang Kejut Makro dan Geopolitik
Kebijakan ini, yang diumumkan oleh Presiden Trump pada 12 Januari 2026, menargetkan pusat perdagangan utama Iran—Cina, India, Turki, dan UEA.
Fragmentasi Rantai Pasok: Untuk sektor seperti otomotif dan semikonduktor, ini adalah skenario mimpi buruk. Produsen di India atau Turki yang mengimpor bahkan komponen Iran kecil pun bisa menghadapi surcharge 25% pada ekspor mereka ke AS, yang berpotensi membuat produk mereka tidak kompetitif dalam semalam.
Volatilitas Minyak: Setelah pengumuman dan pengiriman armada laut AS ke wilayah tersebut pada 23 Januari, minyak mentah Brent melonjak mendekati $66/barel, dan WTI mencapai $61/barel. Pasar bersiap menghadapi kekurangan pasokan, yang diperparah oleh masalah produksi di Kazakhstan.
Rotasi "Jual Amerika": Ketegangan yang meningkat di Greenland dan ancaman perdagangan ini telah memberi tekanan pada Dolar AS (DXY), menyebabkan beberapa investor beralih dari aset AS ke yurisdiksi yang lebih "netral" atau aset keras.
🪙 Aset Digital: Lindung Nilai atau Beta Tinggi?
Pada 2026, narasi "Emas Digital" sedang diuji secara stres. Meskipun potensi BTC untuk bertindak sebagai lindung nilai tetap ada, pasar saat ini menunjukkan divergensi:
Emas vs. Bitcoin: Emas saat ini memimpin perlombaan safe-haven, mendekati $4.900–$5.000/oz saat bank sentral di pasar berkembang mempercepat de-dolarisasi.
Konsolidasi BTC: Bitcoin tetap di bawah tekanan, mengkonsolidasikan antara $85.000 dan $95.000. Berlawanan dengan beberapa harapan, Bitcoin belum menunjukkan pergerakan "parabola" murni dari berita Iran, karena pelaku institusional tetap berhati-hati terhadap likuiditas dalam lingkungan tarif tinggi.
Sentimen Altcoin: Token seperti DOGE dan aset DeFi yang lebih baru menunjukkan volatilitas tinggi, tetapi mereka tetap sensitif terhadap sentimen risiko-tinggi/risk-off yang lebih luas daripada bertindak sebagai lindung geopolitik independen.