Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penurunan terbaru di pasar cryptocurrency telah memicu perdebatan tentang narasi "Emas Digital" Bitcoin. Sementara emas baru-baru ini melonjak ke rekor tertinggi di tengah ketidakpastian global, Bitcoin kesulitan mempertahankan momentum-nya, turun dari puncak mendekati $98.000 ke kisaran $88.000 pada akhir Januari 2026.
Menurut analisis industri dan data pasar terbaru, berikut adalah alasan mengapa Bitcoin saat ini kesulitan berfungsi sebagai aset safe-haven:
1. Kejutan Greenland dan Volatilitas Makro
Katalis utama untuk penurunan minggu ini adalah peningkatan mendadak dalam ketegangan perdagangan. Presiden AS Donald Trump yang memperbarui upayanya untuk mengakuisisi Greenland mengumumkan tarif 10% (yang berpotensi meningkat menjadi 25%) pada delapan sekutu Eropa.
Dampak: Ini memicu "triple kill" di pasar AS—saham, obligasi, dan dolar semuanya jatuh secara bersamaan.
Perbedaan: Dalam lingkungan stres tinggi ini, investor beralih ke safe haven "sejati" seperti emas dan perak. Bitcoin, yang semakin terkait dengan likuiditas institusional, dijual bersamaan dengan aset berisiko tinggi lainnya seperti Nasdaq.
2. Aset Risiko Beta Tinggi vs. Safe Haven
Para ahli dari Institut Penelitian Xinhuo dan OK menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berperilaku lebih seperti aset risiko beta tinggi (aset yang lebih volatil daripada pasar) daripada sebagai lindung nilai murni.
Pengaruh Institusional: Karena sebagian besar pembelian baru berasal dari ETF institusional dan strategi arbitrase leverage, Bitcoin sangat sensitif terhadap biaya pembiayaan dolar.
Keterbatasan Likuiditas: Ketika likuiditas global mengencang akibat gesekan geopolitik atau keragu-raguan bank sentral, Bitcoin cenderung mengalami "de-leveraging" sementara emas mendapatkan manfaat dari "aliran pasif."