Sekarang banyak orang masih bingung tentang nilai universitas, tetapi dari sudut pandang efisiensi pendidikan, masalahnya sudah sangat jelas.
Banyak tingkat manajemen universitas terlalu berbelit-belit, data dari Universitas Brown sangat menunjukkan hal ini—rata-rata setiap 2 mahasiswa didampingi oleh 1 staf pengajar. Dengan struktur seperti ini, biaya pengajaran melonjak, dan pendidikan berkualitas tinggi yang sebenarnya didapatkan mahasiswa justru menyusut.
Dari sudut pandang lain, logika "pergi ke sekolah untuk mendapatkan pengetahuan" sebenarnya sudah tidak relevan lagi. Kemunculan model AI telah mengubah semuanya. Guru pribadi di masa depan tidak harus manusia, tetapi bisa berupa sistem AI yang online 24 jam, mampu mengajar sesuai kebutuhan, dan memiliki kesabaran tak terbatas.
Yang menarik, El Salvador sudah mulai menguji coba proyek "AI Private Tutor", ini bukan sekadar gagasan, tetapi nyata sedang berlangsung. Dengan kemampuan AGI yang semakin mendekati, industri pendidikan tradisional ini mungkin akan mengalami rekonstruksi besar-besaran. Lembaga pendidikan tinggi yang masih beroperasi dengan model puluhan tahun yang lalu, benar-benar harus mulai memikirkan posisi mereka sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BlockchainBard
· 01-09 12:11
Saya benar-benar percaya pada hal pelatih pribadi AI ini, bahkan El Salvador sudah mulai melakukannya, jadi apa lagi yang harus diragukan?
Lihat AsliBalas0
DarkPoolWatcher
· 01-07 08:37
Manajemen universitas benar-benar menganggap diri mereka sebagai pihak utama, 2 mahasiswa 1 administrator? Kalau terus seperti ini, siapa yang mau belajar lagi
Lihat AsliBalas0
FloorPriceNightmare
· 01-07 08:28
Jujuran saja, soal pelatih pribadi AI ini jauh lebih bisa diandalkan dibanding pengajar tradisional.
Lihat AsliBalas0
InfraVibes
· 01-07 08:25
Universitas Brown dengan rasio 2 banding 1…… Bro, data ini terlalu gila, beneran atau tidak? Jumlah staf lebih banyak dari mahasiswa, aku harus mengeluh sedikit
Lihat AsliBalas0
ruggedSoBadLMAO
· 01-07 08:16
Data dari Brown University ini luar biasa, benar-benar menghabiskan waktu santai...
Sekarang banyak orang masih bingung tentang nilai universitas, tetapi dari sudut pandang efisiensi pendidikan, masalahnya sudah sangat jelas.
Banyak tingkat manajemen universitas terlalu berbelit-belit, data dari Universitas Brown sangat menunjukkan hal ini—rata-rata setiap 2 mahasiswa didampingi oleh 1 staf pengajar. Dengan struktur seperti ini, biaya pengajaran melonjak, dan pendidikan berkualitas tinggi yang sebenarnya didapatkan mahasiswa justru menyusut.
Dari sudut pandang lain, logika "pergi ke sekolah untuk mendapatkan pengetahuan" sebenarnya sudah tidak relevan lagi. Kemunculan model AI telah mengubah semuanya. Guru pribadi di masa depan tidak harus manusia, tetapi bisa berupa sistem AI yang online 24 jam, mampu mengajar sesuai kebutuhan, dan memiliki kesabaran tak terbatas.
Yang menarik, El Salvador sudah mulai menguji coba proyek "AI Private Tutor", ini bukan sekadar gagasan, tetapi nyata sedang berlangsung. Dengan kemampuan AGI yang semakin mendekati, industri pendidikan tradisional ini mungkin akan mengalami rekonstruksi besar-besaran. Lembaga pendidikan tinggi yang masih beroperasi dengan model puluhan tahun yang lalu, benar-benar harus mulai memikirkan posisi mereka sendiri.