Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Seorang trader berpengalaman berbagi pengalaman analisisnya selama insiden hacking pada suatu token, mulai dari posisi awal dengan biaya 0.016, dan menyiapkan strategi dari sana. Kasus ini layak untuk dipelajari secara mendalam.
**Persiapan Awal dan Manajemen Risiko**
Trader ini sejak awal November telah mengakumulasi posisi spot BROCCOLI714 sebesar 20 juta dolar AS dengan biaya 0.016, sekaligus membuka posisi arbitrase kontrak perpetual sebesar 50 juta dolar AS di platform trading utama. Karena kebiasaan bandar dalam mengelola pasar sebelumnya adalah melakukan kenaikan harga cepat dalam beberapa jam lalu langsung menjual, dia menyiapkan mekanisme peringatan jika kenaikan harga lebih dari 30% dalam waktu 1800 detik untuk posisi kecil.
**Sinyal Tidak Normal yang Dipicu oleh Insiden Hacking**
Ketika terjadi selisih harga besar antara spot dan kontrak, kedua sistem peringatan berbunyi bersamaan. Respon pertamanya adalah menutup posisi arbitrase tersebut—posisi arbitrase sebesar 50 juta dolar AS saat itu nilainya melonjak menjadi 80 juta dolar AS di sisi spot, yang secara teori bisa mengunci keuntungan sebesar 30 juta dolar.
Namun, dia berpikir kembali, fenomena ini sangat tidak biasa. Dalam sejarah, tidak pernah ada bandar yang secara kasar melakukan kenaikan harga spot tanpa memperhatikan selisih harga seperti ini. Saat memeriksa kedalaman order book, dia menemukan detail penting: di salah satu bursa, bid 10% kedalaman menampung order beli sebesar 5 juta dolar AS, sementara di sisi kontrak hanya ada kedalaman 5 juta dolar AS. Lebih ekstrem lagi, kapitalisasi pasar token ini saat itu hanya 40 juta dolar AS, tetapi di order book spot terdapat order beli sebesar 26 juta dolar AS.
Menggabungkan data-data abnormal ini, dia menyimpulkan penjelasan paling masuk akal: bisa jadi akun telah diretas, atau ada bug serius dalam program market making. Tidak ada bandar yang rasional akan melakukan tindakan seberani ini, ini sama sekali tidak sesuai dengan logika normal dalam pengelolaan pasar.
Insiden ini juga menunjukkan pentingnya mengenali sinyal abnormal secara cepat dan melakukan analisis mendalam terhadap kedalaman order book dalam situasi pasar yang ekstrem.