Ingin mengamankan peluang tren di tahun 2026? Daripada sibuk mencari-cari, lebih baik tetapkan dasar utama.
Banyak skema terlihat cukup menarik, tetapi saat dijalankan detailnya bisa menyulitkan. Mengingat peluang di tahun 2025 begitu banyak, mengapa tidak juga membuat kerangka untuk tahun 2026?
Coba pikirkan pendekatan ini: pertama, kunci seluruh modal tahunan, misalnya 12000U. Kemudian bagi menjadi 12 bulan, setiap bulan investasikan tetap 1000U untuk mengejar tren. Yang penting—hanya fokus pada saham unggulan, begitu masuk langsung fokus pada keuntungan tinggi.
Kalau gagal, jangan dipaksakan, langsung istirahat bulan itu, dan mulai lagi bulan berikutnya. Keuntungan dari cara ini adalah mengendalikan risiko, ritme yang jelas, dan setiap uang memiliki tugas yang pasti. Daripada mengejar tren secara buta, lebih baik gunakan disiplin untuk membuka peluang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
unrekt.eth
· 01-04 04:49
Investasi bulanan sebesar 1000U terdengar bagus, tapi benar-benar terhambat oleh mentalitas, bro
Lihat AsliBalas0
MetaMisfit
· 01-03 13:38
每月1000u terdengar bagus, tapi apakah benar-benar bisa bertahan
---
Sekali lagi sebuah kerangka teori, praktek trading lebih banyak bergantung pada keberuntungan
---
Saya setuju dengan menetapkan modal tetap, setidaknya tidak akan melakukan operasi all in bodoh
---
Mengatakan bahwa saham unggulan itu mudah, tapi nanti malah kejar harga tinggi dan terjebak
---
Mengistirahatkan satu bulan ini agak ideal, kalau rugi siapa yang bisa tetap sabar
---
Disiplin menggantikan peluang, asalkan bisa bertahan di pasar ini sampai peluang datang
---
12000u setahun dibagi 12 bagian, terdengar masuk akal, cuma takut melihat orang lain mendapatkan 3 kali lipat sementara kita masih menunggu bulan berikutnya
---
Kuncinya adalah memilih saham unggulan yang tepat, itu bagian tersulit, kan?
---
Kerangka berpikir yang terstruktur bagus, tapi bagaimana bisa memastikan peluang masih sebanyak ini di tahun 2026
---
Berlari keras untuk mendapatkan keuntungan tinggi bisa berubah menjadi bertahan dengan kerugian, di mana garis batasnya
Lihat AsliBalas0
RiddleMaster
· 01-02 17:51
Benar sekali, tapi berapa banyak yang benar-benar bisa bertahan?
Lihat AsliBalas0
DefiVeteran
· 01-01 06:30
Tidak salah, hanya saja pelaksanaan yang sulit, saudara
Investasi bulanan sebesar 1000U terdengar menyenangkan, benar-benar bertahan selama 12 bulan tanpa tergoda? Haha
Lihat AsliBalas0
Frontrunner
· 01-01 06:30
Terdengar seperti menjual kursus... orang yang benar-benar stabil sudah lama diam-diam menghasilkan uang
Lihat AsliBalas0
GamefiEscapeArtist
· 01-01 06:27
Investasi bulanan sebesar 1000 dolar untuk bertahan di puncak? Kedengarannya bagus, yang penting adalah kemampuan eksekusi, kebanyakan orang tidak mampu bertahan lebih dari tiga bulan
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-01 06:14
Terdengar bagus, tetapi tetap saja akan gagal saat dieksekusi, sifat manusia memang serakah
Ingin mengamankan peluang tren di tahun 2026? Daripada sibuk mencari-cari, lebih baik tetapkan dasar utama.
Banyak skema terlihat cukup menarik, tetapi saat dijalankan detailnya bisa menyulitkan. Mengingat peluang di tahun 2025 begitu banyak, mengapa tidak juga membuat kerangka untuk tahun 2026?
Coba pikirkan pendekatan ini: pertama, kunci seluruh modal tahunan, misalnya 12000U. Kemudian bagi menjadi 12 bulan, setiap bulan investasikan tetap 1000U untuk mengejar tren. Yang penting—hanya fokus pada saham unggulan, begitu masuk langsung fokus pada keuntungan tinggi.
Kalau gagal, jangan dipaksakan, langsung istirahat bulan itu, dan mulai lagi bulan berikutnya. Keuntungan dari cara ini adalah mengendalikan risiko, ritme yang jelas, dan setiap uang memiliki tugas yang pasti. Daripada mengejar tren secara buta, lebih baik gunakan disiplin untuk membuka peluang.