Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari penurunan indeks S&P 500, strategi Bitcoin: perbedaan pendapat antara investasi saham dan aset kripto
【币界】Ekonom dan pendukung emas Peter Schiff baru-baru ini mengeluarkan pernyataan di platform sosial, secara langsung menuding strategi investasi Bitcoin dari sebuah perusahaan bermasalah. Dia menunjukkan bahwa jika strategi investasi perusahaan ini diterapkan ke indeks S&P 500, penurunan sebesar 47,5% pada tahun 2025 akan menjadikannya saham dengan kinerja keenam terburuk di indeks tersebut. Komentar ini menyoroti rencana agresif CEO MicroStrategy, Michael Saylor, dalam membeli Bitcoin. Saylor selalu berpendapat bahwa perusahaan harus mengalokasikan Bitcoin secara besar-besaran sebagai aset inti, dan secara aktif menjalankan strategi ini. Namun, menurut Schiff, hasil dari strategi ini adalah kerusakan serius terhadap nilai pemegang saham. Perbedaan pendapat ini mencerminkan pertentangan mendasar antara kepercayaan tradisional terhadap keuangan dan konsep alokasi aset kripto—ada yang melihat Bitcoin sebagai alat lindung nilai dan aset jangka panjang, sementara yang lain menganggap ini sebagai keputusan berjudi. Data menunjukkan bahwa performa di tahun 2025 memang tidak memuaskan, tetapi apakah tren pasar selanjutnya akan mengubah kesimpulan ini, semuanya tergantung waktu.