📍 Harapan Fed untuk menurunkan suku bunga bulan Desember terus mundur
📌 Setelah serangkaian data inflasi layanan yang menurun dan pernyataan tegas dari Daly (San Francisco Fed) dan Hammack (Cleveland Fed), pasar dengan cepat menyesuaikan kembali harapan terhadap kebijakan moneter. Probabilitas Fed memangkas suku bunga pada bulan Desember sekarang hanya sekitar 40%, mencerminkan sentimen yang jauh lebih berhati-hati dibandingkan dengan awal kuartal.
📌 CPI Inti ( yang mengecualikan dampak tarif ) masih menunjukkan tren menurun, pasar tenaga kerja yang mendingin telah menarik permintaan konsumsi yang melambat - semuanya adalah kondisi yang dipertimbangkan Fed saat mempertimbangkan untuk mengubah kebijakan.
📌 Menurut data dari San Francisco Fed berdasarkan data 150 tahun tentang tarif, menunjukkan bahwa guncangan tarif dalam sejarah tidak menyebabkan inflasi, tetapi sebaliknya sering menciptakan efek deflasi melalui saluran melemahnya permintaan. Fed memiliki lebih banyak ruang untuk menurunkan suku bunga tanpa khawatir tentang siklus inflasi yang berkepanjangan.
📌 Oleh karena itu, harapan pemotongan suku bunga bulan Desember dan pelaksanaan QE yang segera menunggu data ekonomi untuk mengkonfirmasi: – Jika inflasi layanan terus menurun → probabilitas pemotongan akan meningkat. – Jika pasar tenaga kerja melemah lebih cepat dari yang diperkirakan → Fed memiliki motivasi untuk melonggarkan. – Jika langkah-langkah tarif terus bersifat deflasi → Fed memiliki lebih banyak ruang kebijakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
📍 Harapan Fed untuk menurunkan suku bunga bulan Desember terus mundur
📌 Setelah serangkaian data inflasi layanan yang menurun dan pernyataan tegas dari Daly (San Francisco Fed) dan Hammack (Cleveland Fed), pasar dengan cepat menyesuaikan kembali harapan terhadap kebijakan moneter. Probabilitas Fed memangkas suku bunga pada bulan Desember sekarang hanya sekitar 40%, mencerminkan sentimen yang jauh lebih berhati-hati dibandingkan dengan awal kuartal.
📌 CPI Inti ( yang mengecualikan dampak tarif ) masih menunjukkan tren menurun, pasar tenaga kerja yang mendingin telah menarik permintaan konsumsi yang melambat - semuanya adalah kondisi yang dipertimbangkan Fed saat mempertimbangkan untuk mengubah kebijakan.
📌 Menurut data dari San Francisco Fed berdasarkan data 150 tahun tentang tarif, menunjukkan bahwa guncangan tarif dalam sejarah tidak menyebabkan inflasi, tetapi sebaliknya sering menciptakan efek deflasi melalui saluran melemahnya permintaan.
Fed memiliki lebih banyak ruang untuk menurunkan suku bunga tanpa khawatir tentang siklus inflasi yang berkepanjangan.
📌 Oleh karena itu, harapan pemotongan suku bunga bulan Desember dan pelaksanaan QE yang segera menunggu data ekonomi untuk mengkonfirmasi:
– Jika inflasi layanan terus menurun → probabilitas pemotongan akan meningkat.
– Jika pasar tenaga kerja melemah lebih cepat dari yang diperkirakan → Fed memiliki motivasi untuk melonggarkan.
– Jika langkah-langkah tarif terus bersifat deflasi → Fed memiliki lebih banyak ruang kebijakan.