Perusahaan forensik Blockchain AMLBot mengungkapkan celah dalam mekanisme pembekuan USDT yang mengakibatkan kerugian dana sebesar 78 juta USD.

GateNews

Berita bot Gate.io, perusahaan forensik blockchain AMLBot merilis laporan yang mengungkap adanya celah teknis dalam mekanisme pembekuan USDT Tether. Menurut laporan Decrypt, sejak 2017, akibat latensi antara permintaan pembekuan dan eksekusi yang disebabkan oleh kontrak multi-tanda tangan, total lebih dari 78 juta USD dana hilang di dua jaringan yaitu Ethereum dan Tron.

Data konkret menunjukkan bahwa kerugian di jaringan Tron mencapai 49,6 juta USD, sedangkan kerugian di jaringan Ethereum adalah 28,5 juta USD. Data laporan menunjukkan bahwa 4,88% dompet yang terdaftar dalam daftar hitam memanfaatkan waktu latensi ini untuk menyelesaikan 2-3 transaksi.

Perusahaan keamanan PeckShield telah mengonfirmasi adanya celah tersebut dan menyarankan Tether untuk menggabungkan permintaan pembekuan dan tanda tangan menjadi satu transaksi untuk menghilangkan jendela waktu. Saat ini, Tether belum memberikan tanggapan atas peristiwa ini.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar