Saham AS turun tajam pada hari Selasa karena ketidakpastian pasar atas negosiasi perdagangan global dan kehati-hatian menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang membebani sentimen investor. Dow Jones Industrial Average jatuh sebanyak 389,83 poin, atau 0,95%, sementara S&P 500 kehilangan 0,77%, dan Nasdaq Composite turun 0,87%.
Penurunan terjadi setelah Presiden Donald Trump meredakan harapan untuk kesepakatan perdagangan segera setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Trump menyatakan, “Kami tidak perlu menandatangani kesepakatan,” yang bertentangan dengan pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh dirinya dan Menteri Keuangan Scott Bessent, yang sebelumnya menyarankan bahwa kesepakatan besar hampir selesai.
Penjualan saham meluas ke beberapa saham besar. Tesla mengalami penurunan lebih dari 2% karena penjualan mobil baru di Jerman dan Inggris mencapai level terendah dalam dua tahun, meskipun permintaan untuk kendaraan listrik meningkat. Saham teknologi lainnya, termasuk Nvidia dan Meta, juga kehilangan nilai, bersama dengan Goldman Sachs, yang berkontribusi pada penurunan di Dow.
Para investor juga memantau dengan cermat Federal Reserve, yang memulai pertemuan kebijakan dua harinya pada hari Selasa. Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap, dengan pasar berjangka memperkirakan hanya 2,7% kemungkinan pemotongan suku bunga. Namun, perhatian tetap tertuju pada komentar Ketua Jerome Powell, karena para pelaku pasar mencari panduan tentang bagaimana Fed memandang dampak ekonomi dari ketegangan tarif yang diperbarui.
Meskipun laporan sektor jasa yang lebih kuat dari yang diharapkan dirilis pada hari Senin, kekhawatiran tetap ada tentang implikasi ekonomi jangka panjang dari perubahan sikap Presiden Trump terhadap perdagangan. Manajer hedge fund Paul Tudor Jones memperingatkan bahwa bahkan tarif parsial dapat bertindak sebagai peningkatan pajak yang signifikan, yang berpotensi mengurangi pertumbuhan ekonomi hingga beberapa poin persentase. Ketidakpastian ini terus membebani pasar saat investor menunggu perkembangan lebih lanjut.