30 April 2026, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) secara resmi menyetujui Nasdaq ISE untuk meningkatkan batas posisi dan hak pelaksanaan opsi iShares Bitcoin Trust (IBIT) dari 250.000 kontrak menjadi 1 juta kontrak, peningkatan empat kali lipat. SEC dalam persetujuannya menyatakan bahwa batas baru ini sesuai dengan persyaratan ketentuan Undang-Undang Sekuritas 1934, bertujuan untuk mencegah penipuan dan manipulasi, serta melindungi investor dan kepentingan umum.


Batas 250.000 kontrak sebelumnya berasal dari penyesuaian bertahap yang dilakukan SEC dari Juli 2025 hingga Maret 2026, yang pada dasarnya merupakan langkah "pencegahan" yang ditetapkan regulator saat peluncuran awal opsi ETF Bitcoin. Dengan volume aset IBIT menembus $62,7 miliar, volume perdagangan harian sudah mampu mendukung ruang operasi yang lebih besar.
Dalam dokumen pengajuan, Nasdaq berargumen bahwa bahkan jika 1 juta kontrak semuanya dilaksanakan, eksposur Bitcoin yang terkait hanya akan mewakili 0,278% dari total pasokan Bitcoin di dunia, jauh di bawah ambang batas yang dapat memicu risiko sistemik pasar. SEC kemudian mengadopsi penilaian ini, menganggap bahwa IBIT sudah memiliki likuiditas dan skala pasar yang cukup, dan peningkatan batas tidak akan secara signifikan meningkatkan risiko manipulasi pasar.
Saat ini, IBIT memegang pangsa pasar sebesar 98% dari volume perdagangan dan 96% dari kontrak terbuka di semua opsi ETF Bitcoin, menjadi instrumen dominan di pasar opsi. Setelah peningkatan batas, potensi eksposur nominal dapat melampaui $50 miliar hingga $65 miliar.
Analisis menunjukkan bahwa likuiditas pasar Bitcoin secara keseluruhan diperkirakan meningkat antara 10% hingga 25%, dan aktivitas perdagangan institusional mungkin bertambah antara 15% hingga 40%. Regulasi baru ini membuka ruang operasi lebih dari $10 miliar, memperluas jalur alokasi modal untuk dana pemerintah, dana pensiun, dan kapital besar lainnya, serta memungkinkan institusi membangun sistem lindung nilai lintas pasar, matriks arbitrase volatilitas, dan produk terstruktur.
Namun, perlu diingat bahwa peningkatan kapasitas tidak otomatis meningkatkan stabilitas. Beberapa analis menunjukkan bahwa eksposur opsi yang lebih besar akan menimbulkan tekanan likuiditas lindung nilai yang lebih kuat: saat harga menyentuh level kunci, maker pasar harus bereaksi secara ekstrem, yang berpotensi memperbesar volatilitas intraday.
Karakteristik dinamis ini sejalan dengan tren bahwa Bitcoin secara bertahap dipandang sebagai "aset sensitif likuiditas makro", dan dapat mendorong pergeseran kekuasaan penetapan harga dari platform asli kripto ke bursa tradisional seperti Chicago Mercantile Exchange (CME) dan Nasdaq.
Dari perspektif industri secara keseluruhan, peningkatan batas ini merupakan kelanjutan dari hasil yang dicapai antara Januari hingga Maret 2026, ketika Nasdaq, MIAX, Chicago Options Exchange, dan New York Stock Exchange secara berturut-turut menghapus batas tetap 25.000 kontrak dan beralih ke kerangka dinamis berbasis volume perdagangan dan skala likuiditas.
Ini menandai bahwa opsi ETF kripto secara sistematis mulai disejajarkan dengan ETF komoditas besar yang matang seperti emas dan perak. Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan dapat mendorong konvergensi mekanisme perdagangan antara derivatif ETF Bitcoin dan aset tradisional lainnya, namun juga menuntut peningkatan kemampuan pengendalian risiko dan sistem pengawasan lintas pasar dari bursa.
BTC0,11%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HighAmbition
· 1jam yang lalu
Steadfast HODL💎
Balas0
Amelia1231
· 1jam yang lalu
Berpegang teguh HODL💎
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan