Baru teringat ada masalah yang sudah lama dibahas dan terus mengganggu banyak orang: apakah harus memilih leverage tinggi atau leverage rendah? Sejujurnya, tidak ada jawaban mutlak, tergantung pada kemampuan risiko Anda, tujuan trading, dan pengalaman operasional. Pada dasarnya ini adalah pertimbangan antara risiko dan efisiensi dana.



Pertama, mari bahas perbedaan inti keduanya. Leverage rendah dengan margin tinggi, dana Anda akan lebih banyak terpakai. Misalnya membeli posisi 100U dengan leverage 10x membutuhkan margin 10U, tetapi fluktuasi harga berdampak kecil pada akun, sehingga tidak mudah dilikuidasi. Rentang keuntungan dan kerugian juga lebih moderat, seiring harga perlahan berfluktuasi, kerugian satu transaksi bisa dikendalikan. Risiko likuidasi rendah karena Anda memiliki buffer margin yang cukup, mampu menahan pembalikan harga yang lebih besar.

Sebaliknya, leverage tinggi dengan margin rendah berbeda lagi. Membeli posisi 100U dengan leverage 100x hanya membutuhkan margin 1U, terlihat sangat menarik, tetapi dana yang sangat sedikit berarti risiko sangat tinggi. Bahkan sedikit fluktuasi harga saja bisa memicu likuidasi, kerugian bisa datang dengan cepat. Keuntungan dan kerugian diperbesar, saat menghasilkan uang bisa berlipat ganda, tetapi saat rugi bisa langsung kembali nol. Risiko likuidasi hampir tak terbayangkan, fluktuasi 5%-10% berlawanan arah bisa langsung menyebabkan posisi hangus.

Lalu, siapa yang cocok untuk masing-masing? Leverage rendah dengan margin tinggi lebih cocok untuk investor konservatif atau pemula. Keunggulannya adalah risiko yang dapat dikendalikan, toleransi kesalahan tinggi, cocok untuk mereka yang pengalaman tradingnya belum banyak atau ingin bertahan jangka panjang bukan untuk cepat kaya. Bahkan jika arah prediksi salah, dengan leverage 10x, pembalikan harga 10% baru akan memicu likuidasi, memberi waktu cukup untuk menyesuaikan strategi, bisa melakukan stop loss, menambah margin, dan kerugian satu transaksi tidak akan melebihi margin itu sendiri. Metode ini sangat cocok untuk trader pemula, trader tren jangka panjang, atau orang yang risk-averse.

Sedangkan jalan leverage tinggi dengan margin rendah adalah hal yang berbeda sama sekali, hanya cocok untuk trader profesional atau trader jangka pendek. Jika Anda mampu menangkap fluktuasi kecil jangka pendek secara akurat, seperti trading harian atau swing, efisiensi dana dari metode ini memang tinggi. Margin 1U dengan leverage 100x, fluktuasi 1% harga bisa menghasilkan keuntungan atau kerugian 100%—kalau operasi benar, 1U bisa menghasilkan 1U, kalau salah, 1U hilang begitu saja, bahkan bisa rugi lebih karena slippage. Ini hanya cocok untuk mereka yang berpengalaman bertahun-tahun dengan leverage, mampu menjalankan stop loss secara ketat, atau mereka yang bisa menerima risiko likuidasi total pada satu transaksi dan memiliki ruang toleransi dalam perencanaan keuangan.

Sejujurnya, saya rasa 90% orang sebenarnya tidak cocok menggunakan leverage tinggi. Leverage pada dasarnya memperbesar risiko, bukan memperbesar keuntungan. Meskipun potensi keuntungan dan risiko kerugian sepadan, sifat manusia cenderung tertarik pada keuntungan dan mengabaikan risiko. Untuk orang biasa, leverage rendah dengan margin tinggi adalah pilihan yang rasional. Bahkan jika kecepatan mendapatkan keuntungan lebih lambat, setidaknya Anda bisa bertahan hidup dan meningkatkan peluang menang melalui pengalaman. Sebaliknya, jika salah langkah dengan leverage tinggi, satu atau dua transaksi bisa menghabiskan seluruh dana, dan tidak ada kesempatan untuk bangkit kembali.

Yang paling penting adalah, inti dari trading leverage sebenarnya bukan berapa kali lipatnya, melainkan disiplin dalam stop loss. Leverage rendah tanpa stop loss tetap bisa mengalami kerugian total, dan leverage tinggi dengan disiplin stop loss tetap bisa mengendalikan risiko. Tapi kenyataannya, 90% orang tidak mampu menjalankan stop loss secara ketat, mereka enggan menutup posisi, akhirnya dilikuidasi.

Saya merasa begini karena minggu ini saya menggunakan leverage tinggi untuk mengubah akun demo dari 200U langsung menjadi 40U, dengan leverage 98x posisi long meskipun sudah pasang stop loss, tetap rugi 60U, dan dengan leverage 50x posisi itu langsung likuidasi 98U. Dua pengalaman ini mengingatkan saya untuk mengatur leverage maksimal ke 10x, dan melihat berapa lama sisa 40U ini bisa bertahan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan