Teman-teman, saya merasa cukup khawatir dengan cerita yang terungkap tentang penipuan besar-besaran di Telegram. Pada dasarnya, mereka menemukan skema Ponzi sebesar 50 juta dolar yang beroperasi di grup privat, dan orang-orang yang bergabung cukup tertipu.



Jadi bagaimana cara kerjanya? Orang tersebut membangun bisnis OTC tingkat 1 dan menyebarkannya ke grup tertutup di Telegram. Strateginya cukup kreatif - menawarkan diskon hingga 50% untuk altcoin yang sedang naik seperti Apto, SEI, SWELL. Semua ini dipromosikan oleh nama-nama terkenal di komunitas, yang memberi kesan kredibilitas palsu. Dari November 2024 hingga Januari 2025, semuanya tampak berjalan lancar, tetapi itu hanya asap.

Pada dasarnya, ini adalah skema Ponzi klasik: mengambil uang dari investor baru untuk membayar yang lama yang sedang mendapatkan keuntungan. Semakin banyak orang bergabung, semakin banyak pemenang, dan ini hanya menarik lebih banyak korban. Seperti piramida. Hingga Mei 2025, ada orang yang mulai mengangkat bendera merah, tetapi tidak ada yang mendengarkan karena mereka sedang meraup keuntungan.

Lalu pada Juni 2025, bisnis ini runtuh. Distribusi token berhenti, operator menghilang dengan alasan umum tentang perjalanan dan masalah valuta asing, dan penipuan di Telegram akhirnya terungkap ketika Aza Ventures mengakui bahwa mereka telah ditipu. Mereka menemukan bahwa ini bukan hanya operator tunggal - melainkan jaringan global.

Sekarang bagian yang menarik: siapa di balik ini? Aza Ventures hanya mengungkapkan bahwa "Source 1" berasal dari India dan tetap merahasiakan untuk mencoba mendapatkan kembali uangnya. Tapi beberapa analis blockchain, seperti Altcoin Alpha dan Crypto Sleuth, melakukan penyelidikan sendiri dan menunjukkan Ravinder Kumar, pendiri Self Chain, sebagai tersangka utama penipuan di Telegram ini. Dia membantah semuanya dan mengatakan akan memberi pembaruan kepada komunitas segera, tetapi sampai sekarang belum ada kabar.

Ini cukup menakutkan karena menunjukkan bagaimana bahkan grup "terverifikasi" di Telegram bisa menjadi vektor penipuan. Keamanan dan due diligence benar-benar harus menjadi prioritas utama saat Anda mengelola kripto. Kasus ini menjadi pengingat bahwa industri ini masih penuh predator.
SEI0,86%
SWELL-1,68%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan